Angkot Dipasangi AC, Warga Bogor Minta Tarif Tak Terlalu Mahal
Selasa, 04 Juli 2017 - 18:31 WIB
Angkot Dipasangi AC, Warga Bogor Minta Tarif Tak Terlalu Mahal
A
A
A
BOGOR - Sedikitnya 10 angkutan kota (angkot) yang dipasangi alat pendingin udara atau air conditioner (AC) bantuan dari Kementerian Perhubungan disambut positif masyarakat Kota Bogor terkait fasilitas penunjang kenyamanan moda transportasi publik.
"Wah sangat setuju, andai semua angkot di Kota Bogor berpendingin AC semua, saya akan kembali menggunakan angkot. Bagi saya tidak masalah tarif naik, asalkan tidak terlalu mahal dan pelayanan lebih ditingkatkan, selain ber AC, tertib dan tidak ugal-ugalan, intinya nyaman aja," jelas Dwi Astuti (28), salah satu karyawan swasta yang tinggal di Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (04/07).
Hal senada diungkapkan Rosdiana (25), warga Bantarkemang, Bogor Timur, Kota Bogor. Dia mengaku selama ini dalam berpergian sudah tidak pernah naik angkot sejak ada transportasi berbasis online.
"Tapi kalau ternyata saat ini sudah ada beberapa angkot yang sudah dipasangi AC, saya akan kembali menggunakan angkot. Tapi saya harap dengan fasilitas nyaman ini, penyesuaian tarifnya jangan mahal - mahal. Saya yakin angkot akan kembali menjadi transportasi publik favorit," jelasnya.
"Wah sangat setuju, andai semua angkot di Kota Bogor berpendingin AC semua, saya akan kembali menggunakan angkot. Bagi saya tidak masalah tarif naik, asalkan tidak terlalu mahal dan pelayanan lebih ditingkatkan, selain ber AC, tertib dan tidak ugal-ugalan, intinya nyaman aja," jelas Dwi Astuti (28), salah satu karyawan swasta yang tinggal di Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (04/07).
Hal senada diungkapkan Rosdiana (25), warga Bantarkemang, Bogor Timur, Kota Bogor. Dia mengaku selama ini dalam berpergian sudah tidak pernah naik angkot sejak ada transportasi berbasis online.
"Tapi kalau ternyata saat ini sudah ada beberapa angkot yang sudah dipasangi AC, saya akan kembali menggunakan angkot. Tapi saya harap dengan fasilitas nyaman ini, penyesuaian tarifnya jangan mahal - mahal. Saya yakin angkot akan kembali menjadi transportasi publik favorit," jelasnya.
(pur)