Hujan Deras, Puluhan Rumah di Tapanuli Selatan Banjir

Selasa, 30 Mei 2017 - 18:54 WIB
Hujan Deras, Puluhan...
Hujan Deras, Puluhan Rumah di Tapanuli Selatan Banjir
A A A
TAPANULI SELATAN - Puluhan rumah di Desa Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), kebanjiran, Selasa (30/5/2017).

Banjir terjadi akibat hujan lebat sejak pukul 14.30 WIB, tepatnya setelah 1 jam kawasan itu dilanda hujan lebat.

Drainase yang ada di depan rumah warga tidak sanggup menampung kapasitas air, sehingga meluap ke pemukiman warga. Ketinggian air di depan rumah mencapai 15 Cm. Di dalam rumah, ketinggian air mencapai 10 CM.

Banjir juga menggenangi areal persawahan dan kolam ikan. Akibatnya, air yang berasal dari kolam itu menggenangi badan jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan antara Kota Sipirok dan Padangsidimpuan. Sejumlah kendaraan, baik yang akan datang mau pun keluar Kota Sipirok terpaksa mengantre.

Warga terlihat sibuk mengurus genangan air di dalam rumah, agar kapasitas air tidak semakin tinggi.

"Terpaksa harus diantisipasi, sehingga air tidak semakin tinggi akibat hujan lebat yang masih melanda di tempat ini," ujar N Harahap (34), salah seorang warga yang rumahnya digenangi air. Dia menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan air dari drainase yang ada di depan rumah.

"Kalau hujan lebat, maka kapasitas air di dalam drainase akan tinggi sehingga meluap," ujarnya.

Sebelum banjir, hujan lebat terlebih dahulu melanda kawasan itu. Setiap hujan lebat datang, kawasan tempat tinggal mereka selalu tergenang akibat drainasenya tidak berfungsi maksimal. Dia berharap kepada pemerintah agar mengorek drainse yang ada di depan rumah warga itu.

Lain lagi pengakuan Amrin Siregar (35), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tapsel. Dia mengatakan, akibat kejadian itu, mobil yang dikendarainya terjebak macet.

"Sudah 30 menit saya di sini, karena adanya banjir," ujarnya ketika ditemui di lokasi. Dia mengaku ingin cepat sampai ke rumah, karena sedang melaksanakan ibadah puasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel, Ibrahim Lubis mengatakan, banjir terjadi akibat air yang ada di dranise meluap, sehingga menggenangi pemukiman warga.

"Itu banjir yang biasa, karena drainse yang di depan rumah mereka tidak berfungsi maksimal," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
40 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
7 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved