Wakil Ketua DPD Minta Kasus Bom Kampung Melayu Diusut Tuntas

Jum'at, 26 Mei 2017 - 16:53 WIB
Wakil Ketua DPD Minta...
Wakil Ketua DPD Minta Kasus Bom Kampung Melayu Diusut Tuntas
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPD Nono Sampono mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu. Nono meminta pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut.

Nono Sampono bersama dengan tiga anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta, AM Fatwa, Dailami Firdaus dan Abdul Azis Kafia serta Sekretaris Jenderal DPD Sudarsono Hardjosoekarto datang menjenguk dua korban bom bernama Tasdik Saputro dan Susi Fitriyani yang masih terbaring lemah di ruang perawatan RS Budhi Asih, Cawang.

Nono berharap teror bom bunuh diri ini dapat diusut tuntas karena bukan lagi kriminal biasa, melainkan arahnya sudah jelas yaitu negara. Pasukan antiteror TNI disarankan terlibat dalam menangani kasus-kasus terorisme di Indonesia.

“Teror ini pasti ada dalang di belakangnya, bukan hanya pelaku yang cuma kita tuju tapi harus diselidiki juga apakah ada jaringan dibelakangnya. Perlu kerja keras dan koordinasi yang intens antara Polri, TNI, BIN dan BNPT dalam menanggulangi sejak dini potensi terjadinya terorisme dan serangan-serangan kelompok," ujar Nono saat menjenguk korban bom di Rumah Sakit Budi Asih Cawang, Jumat (26/5/2017).

Nono juga berharap pemerintah beserta DPR segera merivisi UU Terorisme, agar pencegahan dini serta tindakan aparat berwajib dapat bekerja maksimal. “Revisi UU Terorisme sedang dilakukan, saya harap UU tersebut kelak bisa mengatur secara komprehensif dan menjangkau tindakan represif serta preventif," ujarnya.

Untuk meminimalisir paham radikalisme, menurut Nono harus ditelusuri juga apa landasannya, sehingga bisa dicegah dikemudian hari. "Tindakan terorisme itu banyak faktornya apakah karena ekonomi, ideologis dan politis, nah dari sini harus diperhatikan apa landasannya sehingga bisa dipahami dan dicegah," paparnya.

Sekjen DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto berharap agar masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. "Saya harap masyarakat bisa juga memantau kejadian di sekitarnya, jika ada kegiatan yang mencurigakan terutama dari orang asing, maka wajib diantisipasi dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian," ucapya.
(whb)
Berita Terkait
Besok, Halte Transjakarta...
Besok, Halte Transjakarta Kampung Melayu Direvitalisasi
Banjir Terus Jadi Tamu...
Banjir Terus Jadi Tamu Tak Diundang, Ini Jeritan Warga Kampung Melayu Jaktim
Banjir di Kampung Melayu...
Banjir di Kampung Melayu Sempat Capai 2 Meter
Banjir di Kampung Melayu...
Banjir di Kampung Melayu Jaktim Capai 2 Meter, 5 Jam Belum Surut
30 RT di Jakarta Masih...
30 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Paling Tinggi di Bidara Cina dan Kampung Melayu
Tawuran Remaja Pecah...
Tawuran Remaja Pecah di Flyover Kampung Melayu
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved