Kuasa Hukum: Penjemputan Paksa Rizieq Sebagai Ajang Balas Dendam

Senin, 15 Mei 2017 - 18:13 WIB
Kuasa Hukum: Penjemputan...
Kuasa Hukum: Penjemputan Paksa Rizieq Sebagai Ajang Balas Dendam
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya telah resmi mengeluarkan surat perintah penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai saksi dalam kasus dugaan pornografi. Pasalnya, Korps Bhayangkara itu sudah memanggil dua kali, namun yang bersangkutan tak hadir.

Penasihat hukum Habib Rizieq Sugito Atmo Prawiro menegaskan, mereka belum mendapat konfirmasi tentang penjemputan paksa Habib Rizieq.

Sugito mengaku, Habib Rizieq sebelumnya ingin kembali ke Indonesia pada Senin (15/5). Akan tetapi, Rizieq memutuskan batal pulang setelah melihat perkaranya bermuatan politik. Bahkan, habib mengaku mempersiapkan sejumlah strategi untuk menangani masalah tersebut.

"Sebenarnya habib kemarin mau balik tapi ketika hukum sudah menjadi alat kekuatan dan alat politik, habib berpikir oh ini harus ada strategi baru untuk melawannya," tegasnya.

Sugito tidak mengetahui secara pasti lokasi Rizieq. Sepengetahuan Sugito, Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu masih di Malaysia.

Namun, dia tidak memungkiri Rizieq telah berangkat ke Saudi. "Nggak tahu persis, setahu saya masih di Kuala Lumpur, tapi ada yang mengatakan sudah ke Saudi lagi," tuturnya.

Sugito menuding, penjemputan Rizieq sebagai ajang balas dendam pemerintah setelah kalahnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta.

Ketua Bantuan Hukum FPI ini menilai pemerintah selaku penguasa menggunakan kekuasaan untuk menjatuhkan Habib Rizieq.

Dia melihat, polisi mendorong Habib Rizieq untuk diperiksa, dijemput paksa, harus ditahan, dan segera ditetapkan sebagai tersangka usai Ahok dipenjara dan kalah dalam pilgub DKI.

Padahal, vonis Ahok sudah sesuai dengan keputusan pengadilan serta kekalahan Ahok tidak hanya karena Habib Rizieq. "Ini bukan berarti yang berperan aktif untuk mengalahkan ahok itu hanya Habib Rizieq. Kan banyak pihak. Kenapa semua dilimpahkan ke Habib Rizieq? Ini Habib Rizieq agak kesel," kata Sugito.

Sugito mengaku, Habib Rizieq tidak mengetahui kabar penjemputan paksa. Namun, dia menduga penjemputan paksa Rizieq bisa saja seperti kisah 2008. Kala itu, Rizieq dijemput paksa dari Kualalumpur, Malaysia, terkait aksi penyerangan kelompok Aliansi Kebebasan Beragama di depan Istana.

Pentolan FPI itu diangkut saat berada di pesawat. Padahal, Rizieq tidak terlibat dalam aksi tersebut. "Jadi kalau model kepolisian dijemput ke pesawat. Jadi kita nggak bisa ngapa-ngapain. Paling kalaupun kita memahami saya nanti langsung ke polda," tukasnya
(pur)
Berita Terkait
Jelang Kepulangan Habib...
Jelang Kepulangan Habib Rizieq, Jalan Raya Rawabokor Cengkareng Macet Total
Simpatisan Habib Rizieq...
Simpatisan Habib Rizieq Padati Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soetta
Kondisi Habib Rizieq...
Kondisi Habib Rizieq Disebut Mengkhawatirkan, Sesak Napas dan Sakit Lambung
Massa Simpatisan Habib...
Massa Simpatisan Habib Rizieq Padati Jalan KS Tubun Petamburan Jakarta
Detik-detik Habib Rizieq...
Detik-detik Habib Rizieq Teken Bebas Bersyarat di Kemenkumham
Kepulangan Habib Rizieq...
Kepulangan Habib Rizieq Bisa Ubah Peta Politik Indonesia Jika Bergabung ke Parpol
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
5 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
6 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
6 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
6 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
7 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved