Melawan saat Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ditembak Polisi
Rabu, 03 Mei 2017 - 13:39 WIB
Melawan saat Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ditembak Polisi
A
A
A
PEKANBARU - Tim Reserse Narkoba Polres Rohul, Riau menangkap seorang pengedar narkoba di wilayah hukumnya. Namun karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap, polisi terpaksa melumpuhkannya.
Tersangka yang ditangkap adalah Nasun (45) warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara, Rohul. Dari tanggannya, polisi menyita sejumlah paket sabu.
"Saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan, jadi terpaksa ditembak. Tersangka sudah lama menjadi incaran karena sering bertransaksi narkoba," ucap Paur Humas Polres Rohul, Ipda Suheri Sitorus Rabu (3/5/2017).
Dia menjelaskan tersangka ditangkap pada 1 Mei 2017 di rumahnya. Tersangka juga merupakan pengedar sabu yang sudah lama menjadi incaran polisi. Saat mengetahui buruannya ada di rumah, polisi langsung mengerebek kediamannya.
Dikatakan, saat disergap tersangka sedang ada di kamar. Mengetahui kedatangan polisi, sambung Suheri, tersangka berusaha melawan dan menolak dibawa ke kantor polisi.
"Kemudian anggota dengan tersangka bergumul. Setelah diberikan peringatan tidak diindahkan akhirnya petugas menembak pada bagian kaki kanannya," tandasnya.
Setelah dilumpuhkan, tersangka dibawa ke rumah sakit untuk pengambilan proyektil."Dari tangannya disita enam paket sabu serta alat hisap (bong)," pungkasnya.
Tersangka yang ditangkap adalah Nasun (45) warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara, Rohul. Dari tanggannya, polisi menyita sejumlah paket sabu.
"Saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan, jadi terpaksa ditembak. Tersangka sudah lama menjadi incaran karena sering bertransaksi narkoba," ucap Paur Humas Polres Rohul, Ipda Suheri Sitorus Rabu (3/5/2017).
Dia menjelaskan tersangka ditangkap pada 1 Mei 2017 di rumahnya. Tersangka juga merupakan pengedar sabu yang sudah lama menjadi incaran polisi. Saat mengetahui buruannya ada di rumah, polisi langsung mengerebek kediamannya.
Dikatakan, saat disergap tersangka sedang ada di kamar. Mengetahui kedatangan polisi, sambung Suheri, tersangka berusaha melawan dan menolak dibawa ke kantor polisi.
"Kemudian anggota dengan tersangka bergumul. Setelah diberikan peringatan tidak diindahkan akhirnya petugas menembak pada bagian kaki kanannya," tandasnya.
Setelah dilumpuhkan, tersangka dibawa ke rumah sakit untuk pengambilan proyektil."Dari tangannya disita enam paket sabu serta alat hisap (bong)," pungkasnya.
(nag)