Polisi Kurang Pelatihan dan Pemahaman tentang Diskresi

Sabtu, 29 April 2017 - 04:10 WIB
Polisi Kurang Pelatihan...
Polisi Kurang Pelatihan dan Pemahaman tentang Diskresi
A A A
PALEMBANG - Insiden penembakan oleh seorang anggota polisi terhadap satu keluarga dalam mobil di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, disesalkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Tito mengakui bahwa kebanyakan saat ini anggota polisi masih kurang dalam pelatihan diskresi. Dirinya pun tidak sepenuhnya menyalahkan Brigadir K terkait peristiwa tersebut.

Tito menjelaskan, diskresi merupakan tindakan reaktif dari seorang anggota polisi dalam menilai suatu peristiwa yang terjadi di hadapan matanya. Kemudian, anggota tersebut harus mengambil keputusan dengan cepat dan tepat untuk melindungi kepentingan umum, publik, dan diri sendiri.

"Semua anggota dari pangkat terendah hingga tertinggi di jajaran kepolisian punya kewenangan diskresi. Namun pelatihan serta pemahaman tentang diskresi secara umum pada anggota polisi memang masih kurang," ujar dia, saat di Mapolda Sumsel, Jumat (28/4/2017).

Menurut Tito, diskresi tidak bisa diajarkan secara oral namun harus dengan melakukan simulasi kejadian untuk melatih kemampuan mengambil keputusan. "Masalah yang akan dihadapi akan bersifat personal, pengalaman setiap orang tidak akan sama, namun harus tetap dilatih."

Tito akan memerintahkan para kapolsek dan kapolres untuk menyediakan waktu khusus untuk pelatihan mengenai diskresi.

Menurutnya, kejadian di Lubuklinggau juga termasuk kesalahan Gatot alias Diki (30), yang kabur ketika razia. Tito pun mencontohkan seperti halnya razia yang terjadi di Tuban. Ketika pengendara menerobos lalu dikejar, ternyata isi di dalam mobil merupakan gerombolan teroris bersenjata lengkap.

"Setelah ditembak ternyata itu teroris dan sempat kejar-kejaran dengan polisi. Tapi untuk yang di Linggau, nanti kita lihat apakah ada kekuatan untuk mengeluarkan tindakan atau tidak, pelat mobilnya juga palsu, sehingga lari dan tidak mau distop."
(zik)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Kembali Berulah, Polisi...
Kembali Berulah, Polisi Gerebek Markas Kelompok John Kei
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Polisi Bawa Dua Kardus...
Polisi Bawa Dua Kardus Usai Olah TKP Penembakan dari RM Cafe
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved