Bus Tak Layak Jalan, Ini 10 Temuan Kondisi Bus Maut di Jalur Puncak

Selasa, 25 April 2017 - 18:41 WIB
Bus Tak Layak Jalan,...
Bus Tak Layak Jalan, Ini 10 Temuan Kondisi Bus Maut di Jalur Puncak
A A A
BOGOR - Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Iptu Asep Saefudin menggandeng Mabes Polri dalam rekontruksi ketiga Olah TKP dan Olah Barang Bukti (BB) Kendaraan Bus yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun di jalur puncak.

Selain Mabes Polri, pihaknya juga bekerjasama dengan Tim Bagian KIR Dirjen Perhubungan Darat, Polres Bogor, Dinas Perhubungan Jabar, dan APTM atau dealer Hino. "Bangkai bus pariwiata PO HS Transport bernopol AG-7057-UR yang menjadi penyebab kecelakaan diperiksa secara detail," katanya.

Dia mengatakan, dari hasil Olah Barang Bukti (BB) kendaraan bus PO HS Transport kondisinya sangat tidak layak, karena saat diperiksa ditemukan banyak kerusakan yang sangat vatal dan membahayakan keselamatan penumpang, "Petugas menemukan sebanyak 10 kerusakan yang ada pada bus tersebut," ungkapnya.

Dari hasil Olah BB Bus HS Transport petugas menemukan di antaranya kondisi rem tidak berfungsi, rem tangan bus tak ada sama sekali (hanya tuasnya saja), "Dengan kondisi seperti ini bus tidak bisa melakukan pengereman sama sekali," katanya.

Bahkan kondisi header knalpot lepas dan hanya diikat menggunakan kawat, pelindung kaliber rem tidak ada sehingga kanvas rem jadi kotor dan basah. "Sebanyak 8 dari 10 propeler soft/roda gila pada sistem transmisi kendor, sehingga perpindahan transmisi kendaraan keras," jelasnya.

Petugas juga menemukan Gir transmisi perseneling ke-2 patah karena ada upaya paksa oleh sopir untuk engine brake, serta rem angin tidak berfungsi karena komponen butterfly tidak terpasang, packing mesin bocor, dumper pulley untuk bantu akselerasi dan deselerasi ran tidak ada. "Ada kerusakan mekanik spelleng booster sehingga kopling lengket," katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan sementara dari sopir bus, satu hari sebelum digunakan untuk mengangkut rombongan yang berekreasi ke Taman Wisata Matahari (TWM), sempat dilakukan perbaikan pada bus hingga pukul 2 pagi. "Sopir pun ikut melakukan perbaikan bus tersebut hingga jam 2 pagi," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Motor vs...
Kecelakaan Motor vs Motor, Satu Orang Pelajar Meninggal Dunia
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
4 Pekerja Proyek Tol...
4 Pekerja Proyek Tol JORR Pasar Rebo Tewas Ditabrak Sedan
Diduga Rem Blong, Drump...
Diduga Rem Blong, Drump Truk Seruduk Fortuner di Tanjung Duren
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
6 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas di Indonesia...
10 Universitas di Indonesia Ini Lulusannya Gampang Dapat Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved