Intimidasi Warga, 2 Orang Diduga Pendukung Ahok-Djarot Dikeroyok Massa

Rabu, 19 April 2017 - 14:57 WIB
Intimidasi Warga, 2...
Intimidasi Warga, 2 Orang Diduga Pendukung Ahok-Djarot Dikeroyok Massa
A A A
JAKARTA - Perkelahian warga dengan sekelompok orang tak dikenal terjadi di salah satu TPS di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (19/4/2017) pukul 10.00 WIB.

Kericuhan ini pecah, setelah sekelompok orang berupaya melakukan intimidasi kepada warga ingin mencoblos. Beruntung aksi itu tak berlangsung lama, sebab polisi datang dan membubarkan sekelompok orang tersebut.

Anggota Panitia Pemilihan Kelurahan Kamal, Alamsyah, menceritakan, saat itu ada segerombolan orang tak dikenal berseliweran di dekat TPS 14. "Warga kesal, sebab orang-orang itu berseliweran dan tak jelas maksudnya," kata Alamsyah di Kantor Kelurahan Kamal, yang lokasi berada di samping TPS 14.

Menurut Almasyah, sekelompok massa tersebut berkeliling ke TPS menyapa seju‎mlah warga dan meminta agar mencoblos paslon nomor dua. Kondisi ini membuat warga menjadi tak nyaman.

"Warga jadi terintimidasi oleh mereka. Sebab mereka sudah berkeliling-keliling disini," ucap Alamsyah. Dirasa mengganggu, Ketua RT kemudian menegur, namun dilawan dengan mendorong Ketua RT.

Warga yang terlanjur kesal akhirnya mengamuk, aksi saling pukul disertai dorong dorongan tak terhindarkan. Perkelahian terjadi tak sampai 10 menit. Sekelompok orang tak dikenal mudah dilumpuhkan karena jumlahnya sedikit. ‎Mereka kemudian digiring oleh masyarakat dan diserahkan ke polisi yang mulai berdatangan.

Dua orang dari gerombolan itu berhasil dilumpuhkan. Sedangkan empat orang lainnya meloloskan diri. Sehabis keributan itu, Brimob bersenjata lengkap diturunkan dan menyisir sejumlah TPS di sekitar Kelurahan Kamal.

Di dekat lokasi TPS 13, polisi mengamankan sejumlah warga yang mengenakan kaus bertuliskan nada provokatif. Total ada delapan orang mengenakam kaus bernada provokatif yang diamankan.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Roycke Langie, memimpin langsung operasi pengamanan. Orang itu kemudian dikumpulkan dan diminta melepas baju dianggap bernada provokatif.

"Itu kausmu bernada provokatif. Jangan begitulah," kata Roycke menegur orang-orang itu. Setelah di data, mereka kemudian diminta untuk membubarkan diri sembari di kawal petugas kepolisian dengan jarak terjauh.

Rocke mengatakan, total hanya 2 orang yang diamankan dalam peristiwa keributan di TPS 14 kelurahan Kamal. "Kalau yang pakai kaus provokatif kami perbolehkan pulang setelah didata," tuturnya Roycke.
(whb)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
31 menit yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
38 menit yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
1 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
1 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
1 jam yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved