Kasus Narkoba di Depok Kian Memprihatinkan

Minggu, 16 April 2017 - 19:10 WIB
Kasus Narkoba di Depok...
Kasus Narkoba di Depok Kian Memprihatinkan
A A A
DEPOK - Kasus narkoba di Depok, Jawa Barat kian memprihatinkan. Karena, hampir setiap hari kasus tersebut diungkap oleh pihak kepolisian Polresta Depok sejak Januari 2017 hingga Maret.

"Total ada 97 kasus yang berhasil diungkap," kata Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana di Depok, Minggu (16/4/2017).

Sehari, kata dia, ada dua hingga tiga kasus yang berhasil diungkap. Dari hasil pengungkapan bisa diketahui wilayah yang rawan peredaran. Daerah rawan yaitu Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Beji, dan Kecamatan Sawangan.

"Tidak terkecuali daerah perbatasan dengan Jakarta, Tangerang dan Bogor. Hampir 50% penyalahgunaan narkotika terjadi di Kecamatan Sukmajaya," tuturnya.

Dia menjelaskan, terjadi pergeseran jenis narkotika yang banyak disalahgunakan dan diedarkan. Dahulu ganja menjadi favorit para pengguna dan pengedar namun kini beralih ke sabu.

"Dari 97 kasus penyalahgunaan narkotika, 72-nya merupakan kasus sabu. Pergeseran ini disebabkan beberapa faktor, antara lain sabu lebih mudah didapat. Kemudian pengaruh sabu kepada pengguna yang bisa diatur karena bahannya yang berasal dari campuran kimia," jelas Putu.

Menurutnya, alasan ganja jarang dikonsumi karena dinilai kurang praktis penggunaannya. "Ketika mengkonsumsi ganja lebih ribet karena harus melinting dan lainnya, beda dengan sabu relatif lebih mudah. Itu alasan pengguna beralih ke sabu," ucapnya.

Dia menuturkan, kasus narkotika yang melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Depok sudah termasuk zona merah dalam peredaran narkotika.

Kata dia, pihaknya mencatat pelajar yang terlibat narkotika pada 2015 sebanyak 11 orang, dan meningkat menjadi 14 orang tahun 2016. Sedangkan 2017 masih terus dilakukan pendataan. Pada 2015 ada 19 mahasiswa yang terlibat kasus narkotika, dan meningkat menjadi 27 mahasiswa tahun 2016.

"Kasus narkotika yang melibatkan pelajar dan mahasiswa ini menjadi perhatian kami. Apalagi di Depok terdapat beberapa universitas," katanya.

Menurutnya, banyak bandar narkotika yang memilih Depok karena lokasinya yang strategis. "Depok juga dipilih sebagai tempat transit peredaran narkotika sebelum sampai di Jakarta dan kota lain," ujarnya.

Untuk mencegah dan membasmi peredaran narkotika, pihaknya pun kini gencar melakukan langkah preventif dengan memberikan penyuluhan kepada warga melalui Babinkantibmas.

"Pemberantasan narkotika ini perlu melibatkan instansi lainnya. Tak terkecuali masyarakat. Kami berharap jika ada kejadian mencurigakan di sekitar lingkungan harap segera lapor ke kami. Perlu peran aktif di kalangan masyarakat," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
21 menit yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
2 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved