Polda Metro Jaya Bentuk Tim Urai Kemacetan

Rabu, 12 April 2017 - 11:37 WIB
Polda Metro Jaya Bentuk...
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Urai Kemacetan
A A A
JAKARTA - Kemacetan arus lalu lintas di Jakarta semakin parah dengan banyaknya pembangunan infrastruktur di sejumlah titik di Jakarta. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun membentuk Tim Urai Kemacetan untuk mencairkan padatnya arus lalin akiba hal tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Ermayudi mengatakan, tim yang menggunakan sepeda motor itu beranggotakan 30 anggota lalu lintas. Setiap sore hari, anggota Tim Urai Kemacetan akan berkeliling membantu mengurai kemacetan.

Banyaknya pembangunan untuk melengkapi sarana penunjang masyarakat, kata dia, membuat ruas jalan di Jakarta kerap dilanda kemacetan panjang. Apalagi, masyarakat belum sepenuhnya beralih menggunakan moda transportasi massal.

"Kami sadar masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi terus. Tim urai ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara menjawab, kami tetap peduli pada kemacetan," ujarnya pada wartawan, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya, puluhan petugas itu akan berkeliling di titik kemacetan, seperti Matraman, Jakarta Timur, Jalan RA Kartini, Jakarta Selatan, dan Simpang Pancoran, Simpang Kuningan dan Mampang, serta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang mana tiap kawasan dijaga lima orang. Kemacetan juga kerap terjadi di jalur pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dari Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M, Sisingamangaraja hingga Jalan Sudirman ke Bundaran Hotel Indonesia.

Dia menerangkan, anggota Polantas itu akan berjaga hingga pukul 21.00 WIB atau saat kemacetan terurai. Sedang di pagi harinya, sudah ada anggota lalu lintas yang selalu rutin bersiaga untuk mengurai kemacetan.

"Secara bergantian, anggota akan bergeser tergantung kondisi dan situasi. Kami bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga berusaha merekayasa lalu lintas saat ada kepadatan," tuturnya.

"Fokus sore hari karena pagi hari sudah ada tim rutin. Sore juga sebenarnya ada, tapi jumlahnya sedikit makanya kami ambil pasukan kami yang tersisa," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved