Bocah Tulang Rapuh, Fahri Ingin Jadi Guru Agama

Sabtu, 01 April 2017 - 09:42 WIB
Bocah Tulang Rapuh,...
Bocah Tulang Rapuh, Fahri Ingin Jadi Guru Agama
A A A
BANDUNG - Kondisi fisik Muhammad Fahri (11) memang terlihat berbeda akibat penyakit Osteogenesis Imperfecta. Akibat penyakit itu, lebih dari 20 tulang di tubuh Fahri patah secara bertahap sejak umur empat tahun.

Keterbatasan fisik yang diderita, tidak menyurutkan semangat bocah dari Cibiru, Kota Bandung ini. Dia memiliki semangat yang sangat besar dan ingin menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain dan agamanya.

Dia mengungkap keinginannya agar kelak bisa mengikuti pendidikan pesantren di Daarut Tauhiid (DT). Dengan begitu, dia berharap jalan menjadi guru agama bisa tercapai. “Inginnya sih pesantren di DT. Minimal, bisa menjadi guru mengaji," ucap Fahri, Sabtu (1/4/2017).

Fahri tidak berbicara panjang lebar, sebab masih malu-malu pada orang yang baru dikenalnya. Meski begitu, sosok Fahri cukup ramah. Saat ini, Fahri sendiri baru duduk di kelas 1 SD dan sekolahnya tak jauh dari rumahnya. Pada usianya yang 11 tahun, dia terpaksa baru mulai bersekolah karena keterbatasan kondisi fisik.

Ibunda Fahri, Sri Astati Nursani (32), mengatakan, intelektualitas anaknya tidak bermasalah dan sebenarnya bisa bersekolah di usia normal seperti anak lain. Tapi rapuhnya tulang sang anak dan berbagai proses pengobatan membuat Fahri terlambat masuk sekolah.

Sebelum jadi siswa SD, Fahri sempat bersekolah di SLB tidak jauh dari rumahnya. Tapi hal itu tidak berlangsung lama. Sebab Fahri belajar di rumah dengan cara gurunya yang datang. Karena gurunya sedikit, jarang ada guru yang datang. Fahri pun tidak bisa meneruskan pendidikannya.

Belakangan ini, Fahri pun didaftarkan ke SD. Itu pun butuh penjelasan dari Sani pada pihak sekolah dan orangtua siswa agar Fahri bisa bersekolah dan diterima oleh siswa lain. "Fahri ini anaknya percaya diri, dia juga enggak minder di sekolah sama teman-temannya. Dan alhamdulillah teman-teman di sekolah juga menerima Fahri," tutur Sani.

Di sekolah, Fahri harus menggunakan kursi roda. Namun, posisi duduknya pun harus berubah-ubah karena ia tidak bisa duduk lama. Teman-temannya di sekolah menerima dan mau berbaur serta bermain dengan Fahri. "Kadang teman-temannya juga main ke rumah ini sama Fahri. Salah satunya suka main kelereng," kata Sani.
(wib)
Berita Terkait
Bayi Ini Alami Penyakit...
Bayi Ini Alami Penyakit Kulit Aneh, Bisul Kembali Muncul Setelah Keluar Darah dan Nanah
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Pria India Dua Tahun...
Pria India Dua Tahun Sakit Perut, Hasil Rontgen Kejutkan Para Dokter
Ini Penjelasan Medis...
Ini Penjelasan Medis Tentang Penyakit Afasia yang Dialami Aktor Kondang Bruce Willis
Ilmuwan Inggris Temukan...
Ilmuwan Inggris Temukan Obat Penahan Penyakit yang Diderita Stephen Hawking
Endus Cabai Super Pedas,...
Endus Cabai Super Pedas, Wanita Cantik Ini Alami Pembengkakan Otak
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
16 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
20 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved