Asyik, Fasilitas di PAUD Baitul Uyun Sudah Ditingkatkan

Jum'at, 31 Maret 2017 - 14:32 WIB
Asyik, Fasilitas di...
Asyik, Fasilitas di PAUD Baitul Uyun Sudah Ditingkatkan
A A A
DEPOK - Lembaga Karya Pokphand (LKP) bekerjasama dengan Direktorat Jendral Pendidikan Anak usia Dini & Pendidikan Masyarakat telah menyelesaikan program bedah PAUD yang ke-100 di seluruh Indonesia. Program ini sebagai bentuk kepedulian LK Pokphand terhadap dunia anak-anak dan pendidikan.

"Bedah PAUD ini berupaya untuk memberikan sarana dan prasarana serta fasilitas yang baik untuk anak-anak dan guru agar dapat dengan nyaman belajar dan bermain, sehingga diharapakan dapat terbentuk anak-anak berkarakter positip yang siap melanjutkan pendidikan selanjutnya," kata Pimpinan LK Pokphan, Eddy Zaoputra, JUmat (31/3/2017).

Sejak tahun lalu pihaknya fokus pada Program Nasional Bedah 100 PAUD. LKP dari Juli 2016 hingga Maret 2017 telah melakukan bedah PAUD yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makasar, dan Sumatera.

"Lembaga Karya Pokphand telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bedah PAUD hingga genap 100 lokasi PAUD," ungkapnya.

Sebagai simbolis, pihaknya menyerahkan kembali PAUD Baitul Uyun setelah selesai direnovasi. Tak hanya renovasi, PAUD itu juga diberikan penambahan beberapa fasilitas.

Selain itu untuk turut meningkatkan gizi untuk anak usia dini, LKP melakukan kegiatan makan telur bersama untuk anak PAUD, dengan tema Dengan makan telur anak PAUD menjadi sehat dan kuat. Telur diberikan kepada 27 Paud yang merupakan binaan LKP di Jawa Barat.

"Diharapkan dari kegiatan ini dapat tumbuh tunas-tunas bangsa yang berkarakter positif yang siap tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang lebih cerah," tandasnya.

Di tempat yang sama, Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI, Harris Iskandar menambahkan, ada lima hal yang menjadi acuan dalam membangun PAUD yang berkualitas. Yaitu lingkungan yang aman dan ramah, sarana dan fasilitas yang memadai. Kemudian, kegiatan pembelajaran yang memadai. "Yang tak kalah penting adalah guru yang memiliki kesabaran dan nutrisi anak," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Larang...
Pemkot Depok Larang Keras Penahanan Ijazah Sekolah
Pemkot Depok Ajukan...
Pemkot Depok Ajukan 670 Formasi CPNS, Mayoritas untuk Pendidik dan Kesehatan
Disdik Jabar Batal Hentikan...
Disdik Jabar Batal Hentikan PTM Terbatas di Depok, Ini Alasannya
Siswa Miskin Sekolah...
Siswa Miskin Sekolah Swasta di Depok Dapat Bantuan Pendidikan Rp2-3 Juta
DPRD Depok Panggil Disdik...
DPRD Depok Panggil Disdik terkait Relokasi SDN Pondok Cina 1
Ini Kebijakan Kegiatan...
Ini Kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar di Depok Selama Ramadan
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
9 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
10 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
11 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
14 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved