Kebut Sidang Ahok, Hakim Jadwalkan Sidang Dua Kali Seminggu

Selasa, 21 Maret 2017 - 10:13 WIB
Kebut Sidang Ahok, Hakim...
Kebut Sidang Ahok, Hakim Jadwalkan Sidang Dua Kali Seminggu
A A A
JAKARTA - Majelis Hakim di persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) menjadwalkan sidang digelar dua kali dalam seminggu. Sidang tersebut ditargetkan selesai sebelum Ramadan yang akan jatuh pada akhir Mei mendatang.

Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto menanyakan pada kuasa hukum Ahok akan menghadirkan berapa saksi ahli lagi di persidangan. Bila masih ada lagi, majelis hakim pun memberikan waktu pada kuasa hukum Ahok untuk mempercepat sidang pembuktian. "Rencananya kita selesai sidang pembuktian dua kali sidang lagi," ujar Dwiarso di persidangan, Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Salah satu tim penasihat Ahok menjawab, ada tiga ahli yang akan dihadirkan pihaknya hari ini. Namun, masih ada saksi ahli di luar BAP yang jumlahnya mencapai belasan orang untuk dihadirkan ke persidangan.
"Hari ini tiga, minggu depan tiga. 15 (ahli) di luar berkas," tutur salah satu penasihat hukum Ahok.

Dwiarso meminta, tim penasihat hukum Ahok untuk bisa menghadirkan semua ahlinya dalam waktu persidangan selama dua minggu ini. Bila sidang digelar seminggu sekali pada hari Selasa dengan ahli sebanyak itu, maka dua kali persidangan akan memakan waktu hingga tengah malam.

Dwiarso kemudian menawarkan pilihan, apakah tim penasihat hukum Ahok mau bila persidangan digelar seminggu dua kali bila tak ingin mengikuti persidangan hingga larut malam. Hakim ingin sidang perkara ini bisa diputus sebelum Ramadan pada akhir Mei 2017 sesuai musyawarah yang dilakukan majelis hakim.

Apalagi persidangan tidak boleh berjalan lebih dari lima bulan lamanya berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung. "Untuk menghemat waktu. Mau kita sidang sampai jam 12 malam? Atau seminggu 2 kali sidang?," tanya Dwiarso.

Tim penasihat hukum Ahok pun menyetujui agar sidang digelar seminggu dua kali, bukan satu kali seminggu seperti biasanya. Meski begitu, mereka masih ingin melakukan perundingan untuk menghadirkan siapa-siapa saja ahli mereka dalam persidangan.

Dwiarso akan memberikan kalender sidang yang telah mereka susun agar tim penasihat hukum Ahok bisa menentukan siapa-siapa ahli mereka yang akan dihadirkan ke persidangan selanjutnya.

Dia pun mengingatkan, banyak ahli bukan berarti apa-apa. Ahli yang jadi pertimbangan majelis hakim itu ahli yang berbobot, bukan karena banyaknya ahli yang mereka hadirkan dalam persidangan.

"Kami memberikan kesempatan, apa yang kami sampaikan tak mengurangi hak saudara mengajaukan pembelaan, yang dipertimbangkan majelis ini bukan banyak-banyakan (ahli), tapi mutu bobot ahli," kata Dwiarso lagi.
(whb)
Berita Terkait
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Hari Ini Ahok Jadi Saksi...
Hari Ini Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Dugaan Korupsi LNG
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Denmark Ancam Greenland...
Denmark Ancam Greenland Setiap Kali Isu Kemerdekaan Muncul
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved