Samantha Aditya Putri: Tak Ada Masa Depan Tanpa Sejarah

Senin, 20 Maret 2017 - 08:10 WIB
Samantha Aditya Putri:...
Samantha Aditya Putri: Tak Ada Masa Depan Tanpa Sejarah
A A A
YOGYAKARTA - Berawal dari kesukaannya terhadap dongeng dan cerita-cerita rakyat sejak kecil, Samantha Aditya Putri akhirnya memilih menempuh kuliah Jurusan Sejarah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Tujuannya satu, dia ingin mempelajari betul ilmu dan pengetahuan soal sejarah.

Dan, dari situlah aktivitasnya di dunia sejarah dan warisan budaya semakin matang. "Saat kecil setiap ulang tahun, orang tua selalu memberi kado buku-buku cerita sejarah, dongeng, majalah anak. Jadinya saya semakin suka tentang cerita-cerita sejarah," kata Sam, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan KORAN SINDO YOGYA.

Pada tahun 2010, Samantha mulai aktif berorganisasi, di antaranya adalah Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya), Komunitas Malam Museum, hingga 1000_gurujogja. Lalu, pada 2013, bekas atlet panjat tebing itu dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Himpunan Mahasiswa Sejarah se-Indonesia. Bersama organisasi dan komunitas yang diikutinya, dia mengembangkan beberapa program terkait permuseuman dan advokasi cagar budaya.

"Karena saya melihat potensi museum dan cagar budaya dalam hal edukasi dan wisata itu sangat besar. Sayang orang-orang sejarah sendiri sering kali kurang peduli tentang isu-isu terkait permuseuman dan cagar budaya," tuturnya.

Samantha berharap ke depan semakin banyak kalangan muda dan masyarakat yang mengenal dan turut melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah, salah satunya dengan berkunjung ke museum.

"Dari mengenal, tumbuh rasa peduli. Dari peduli, muncul rasa cinta dan semoga tersebar energi baik untuk turut membantu melestarikan bangunan bersejarah dan museum," ujarnya.

Selain melakukan kegiatan atraktif di komunitas, peminat travelling, menulis, sosial, dan volunteer ini secara pribadi juga melakukan kegiatan advokasi ke teman-temannya tentang pentingnya merawat dan melestarikan bangunan bersejarah.

"Karena tidak ada masa depan tanpa sejarah," pungkas anak pertama dari dua bersaudara yang kini juga tengah fokus menuntaskan skripsi kuliahnya.
(zik)
Berita Terkait
Hobi Koleksi Kendaraan...
Hobi Koleksi Kendaraan Mewah, Sultan PIK Ikut Bintangi Crazy Fast Indonesian 2
Sukses Hadirkan Ayu...
Sukses Hadirkan Ayu Gani, The Where Next Club Episode 2 Angkat Sosok William Tjandra
Rayhan Farqi, Filmmaker...
Rayhan Farqi, Filmmaker Muda Asal Bandung dengan Karya Seni Multidimensi
Jessica N Widjaja Dipilih...
Jessica N Widjaja Dipilih Jadi Ketua G100 Indonesia
Menengok Kiprah Maurina...
Menengok Kiprah Maurina Arlia, Sosok di Balik Sukses Buah Bibir Nusantara
Sosok Erik Mandala Putra,...
Sosok Erik Mandala Putra, Gigih dan Terus Berinovasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved