Polres Jakbar Bantah Biarkan Tahanan Salat dengan Celana Pendek

Sabtu, 18 Maret 2017 - 21:24 WIB
Polres Jakbar Bantah...
Polres Jakbar Bantah Biarkan Tahanan Salat dengan Celana Pendek
A A A
JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Adex Yudiswan membantah instansinya membiarkan tahanan salat dengan mengenakan celana pendek.

Menurut dia, kepolisian menyediakan sarung untuk dipinjamkan kepada tahanan yang ingin salat.

"Kami pinjamkan sarung ketika adzan. Sesekali kami bawa penceramah dan khatib berbeda bagi umat muslim yang menginkan salat," kata Adex di Mapolres Metro Jakarta Barat, Sabtu (18/3/2017). (Baca Juga: ACTA Laporkan Polres Jakarta Barat ke Komnas HAM )

Sebelumnya Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Porles Jakbar dianggap melakukan kekerasan psikis. Sebab melakukan pelarangan terhadap tahanan bernama Rubby Peggy Prima untuk menjalan‎kan ibadah salat dan rambutnya digunduli.

Adex membantah kabar tersebut. Kendati demikian Adex mengakui adanya larangan bagi tahanan membawa celana panjang dan sarung.

Dia merujuk Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 4 Tahun 2015 mengenai perawatan tahanan serta standar operasional prosedur (SOP) dari Polda Metro Jaya yang tertuang dalam peraturan menyangkut Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Nomor 001 Tahun 2013 mengenai hal sama.

"Intinya tahanan dilarang membawa sarung dan celana panjang," ucap Adex.

Penggunaan celana panjang dan sarung dianggap Adex cukup berbahaya. Sebab, selain dapat menyebabkan kaburnya tahanan, sarung maupun celana panjang bisa memudahkan untuk melakukan bunuh diri.

Dia menjelaskan, Rubby ditahan karena diduga melanggar Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Dugaan itu berdasarkan atas laporan masyarkaat.
(dam)
Berita Terkait
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Begini Lanjutan Kasus...
Begini Lanjutan Kasus Polisi Tembak Polisi di Bogor
Jenderal Polisi Gadungan...
Jenderal Polisi Gadungan di Jaktim Diduga Tipu Korban hingga Rp1 Miliar
Kisruh Polisi Peras...
Kisruh 'Polisi Peras Polisi', Bripka Madih Bawa Berkas Kasus Tanah ke Polda Metro Jaya
Kades di Lamongan Digerebek...
Kades di Lamongan Digerebek Saat Bercumbu dengan Selingkuhan
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita Aset yang Dimiliki Doni Salmanan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
3 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved