Sembilan Hari di Bali, Raja Salman Diperkirakan Habiskan Rp300 Miliar
Senin, 13 Maret 2017 - 12:00 WIB
Sembilan Hari di Bali, Raja Salman Diperkirakan Habiskan Rp300 Miliar
A
A
A
DENPASAR - Dinas Pariwisata Provinsi Bali memperkirakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud atau Raja Salman menghabiskan uang Rp300 miliar selama berlibur di Bali, 4-12 Maret 2017.
"Ketika Beliau yang rencananya liburan di Bali sampai 9 Maret kami perkiran Beliau menghabiskan uang Rp250 miliiar. Kemudian Raja Salman memperpanjang liburannya sampai 12 Maret 2017, kami perkirakan Beliau menghabiskan uang sebanyak Rp300 miliar," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha, Senin (13/3/2017).
Dia menjelaskan, bila seorang Raja Salman menghabiskan uang tersebut cukup pantas karena melihat sejumlah hotel yang disewa dan rombongannya yang mencapai sebanyak 1.500 orang.
"Di sana kan Beliau menyewa kamar hotel yang cukup banyak. Belum lagi rental mobil dan tempat-tempat pariwisata lainnya yang dikunjunginya," katanya.
Menurutnya, dampak ekonomi kunjungan Raja Salman sangat terasa. "Sangat positif sekali, banyak rombongan Beliau yang memborong kerajinan Bali dan barang-barang lainnya," ujarnya.
"Ketika Beliau yang rencananya liburan di Bali sampai 9 Maret kami perkiran Beliau menghabiskan uang Rp250 miliiar. Kemudian Raja Salman memperpanjang liburannya sampai 12 Maret 2017, kami perkirakan Beliau menghabiskan uang sebanyak Rp300 miliar," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha, Senin (13/3/2017).
Dia menjelaskan, bila seorang Raja Salman menghabiskan uang tersebut cukup pantas karena melihat sejumlah hotel yang disewa dan rombongannya yang mencapai sebanyak 1.500 orang.
"Di sana kan Beliau menyewa kamar hotel yang cukup banyak. Belum lagi rental mobil dan tempat-tempat pariwisata lainnya yang dikunjunginya," katanya.
Menurutnya, dampak ekonomi kunjungan Raja Salman sangat terasa. "Sangat positif sekali, banyak rombongan Beliau yang memborong kerajinan Bali dan barang-barang lainnya," ujarnya.
(zik)