Lapas Kedungpane Dirazia, 25 Napi Positif Sabu

Rabu, 08 Maret 2017 - 10:36 WIB
Lapas Kedungpane Dirazia,...
Lapas Kedungpane Dirazia, 25 Napi Positif Sabu
A A A
SEMARANG - Petugas gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jateng, Bea Cukai dan Pemasyarakatan, merazia penghuni Lapas Kelas I Semarang alias Lapas Kedungpane, Rabu (8/3/2017) pagi.

Hasilnya, petugas mendapati 25 narapidana (napi) positif mengonsumsi sabu-sabu, menemukan 21 unit telepon seluler (ponsel), 17 pipet kaca di dalamnya ada sisa sabu-sabu, catatan-catatan transaksi narkoba, dan uang tunai Rp2,470 juta. Petugas juga mendapati 1 unit laptop.

Lapas Kedungpane Dirazia, 25 Napi Positif Sabu

"Kami melakukan operasi gabungan blok narkoba. Ponsel ditemukan untuk sarana komunikasi, salah satunya mungkin untuk transaksi (narkoba)," ungkap Direktur Resnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Krisno Siregar, saat memimpin razia.

Pantauan KORAN SINDO di lokasi, petugas gabungan melaksanakan apel sebelum razia di Markas Ditresnarkoba Polda Jateng, Kawasan Tanah Putih Semarang, sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lapas menggunakan beberapa mobil, truk dan bus.

Sampai di Lapas, setelah berkoordinasi cepat, petugas gabungan didukung Brimob dan Sabhara, masuk. Anjing pelacak milik Bea Cukai juga dilibatkan. Razia pertama menyasar Blok Abimanyu. Rata-rata napi masih tidur saat petugas datang dan mengetuk pintu. Mereka kaget ada razia, bahkan terlihat satu napi sempat pingsan.

Razia juga menyasar Padepokan Kresna, yang diisi napi teroris dan oknum polisi. Di situ, petugas juga mendapati ponsel termasuk uang dari napi Aiptu Wahyu, mantan anggota Polsek Banyumanik, terpidana 1 tahun kasus narkoba. Uang itu hasil jualan rokok di dalam lapas.

Petugas sempat masuk Blok Janaka, yang diisi napi korupsi. Namun di sana, petugas hanya memeriksa sampel saja, tidak semua digeledah. "Kalau di sini aman, nggak ada narkoba. Adanya uang," celetuk salah satu napi dari balik sel.

Namun petugas tidak menggubris, melanjutkan pemeriksaan ke blok lainnya. Razia berlangsung selama 3 jam. Saat razia juga dilakukan tes urine kepada para napi. Jumlah penghuni Lapas Kedungpane saat itu mencapai lebih dari 1300 orang, baik berstatus napi maupun tahanan.
(wib)
Berita Terkait
Berikut Lima Kasus Kebakaran...
Berikut Lima Kasus Kebakaran Hebat Lapas di Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran,...
Lapas Tangerang Kebakaran, Puluhan Napi Tewas Terbakar
Lapas Brebes Over Kapasitas
Lapas Brebes Over Kapasitas
Puluhan Polisi Jaga...
Puluhan Polisi Jaga Ketat TKP Kebakaran Lapas Tangerang
Antisipasi Peredaran...
Antisipasi Peredaran Narkoba dan Sajam, Petugas Gabungan Geledah Kamar Warga Binaan di Lapas Ciamis
Diduga Terjadi Tindak...
Diduga Terjadi Tindak Pidana pada Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 20 Orang
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
36 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved