Didukung DPC PAN Jaktim, Ini Pesan Sandiaga untuk Antisipasi Kecurangan
Senin, 27 Februari 2017 - 22:02 WIB
Didukung DPC PAN Jaktim, Ini Pesan Sandiaga untuk Antisipasi Kecurangan
A
A
A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi adanya kecurangan di Pilgub DKI putaran kedua, calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada tim relawan dan warga untuk ikut mengawasi TPS. Sandiaga juga meminta warga untuk melaporkan ke Panwaslu jika ada intimidasi dari oknum tertentu.
"Kepada seluruh tim, relawan dan kader partai PAN di Jakarta kami minta menjaga suara untuk mengantisipasi kecurangan saat proses pemungutan suara putaran kedua," kata Sandiaga Uno usai menghadiri dukungan DPC PAN Jakarta Timur di, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).
Selanjutnya, Sandiaga berpesan, apabila warga melihat potensi kecurangan atau intimidasi segera melapor kepada pihak Kepolisian ataupun Panwaslu.
Hanya selisih tipis dengan perolehan 167.244 suara dari pasangan Ahok-Djarot, Pasangan nomor urut tiga berencana akan menajamkan visi dan misinya. Khususnya di kantong kemenangan Ahok-Djarot.
Dalam rekapan resmi KPU DKI Jakarta yang diterimanya, pihaknya mendapatkan 2.197.333 suara. Sedangkan, pasangan Ahok-Djarot mendapatkan dukungan sebesar 2.364.577 dan pasangan Agus-Sylvi memperoleh dukungan sebesar 937.955.
Dengan hasil itu ditambah meningkatnya animo masyarakat pemilih, lanjut Sandiaga, pihaknya mengapresiasi kinerja profesional dari KPU DKI mesti masih ada kecurangan-kecurangan.
"Evaluasi akan dilakukan, saya harapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam putaran kedua, karena kalau dilihat dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) dengan jumlah suara terkumpul, jumlahnya sangat besar. Dari 7.108.589 DPT, hanya 5.564.313 warga yang menggunakan hak suaranya," jelasnya.
"Kepada seluruh tim, relawan dan kader partai PAN di Jakarta kami minta menjaga suara untuk mengantisipasi kecurangan saat proses pemungutan suara putaran kedua," kata Sandiaga Uno usai menghadiri dukungan DPC PAN Jakarta Timur di, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).
Selanjutnya, Sandiaga berpesan, apabila warga melihat potensi kecurangan atau intimidasi segera melapor kepada pihak Kepolisian ataupun Panwaslu.
Hanya selisih tipis dengan perolehan 167.244 suara dari pasangan Ahok-Djarot, Pasangan nomor urut tiga berencana akan menajamkan visi dan misinya. Khususnya di kantong kemenangan Ahok-Djarot.
Dalam rekapan resmi KPU DKI Jakarta yang diterimanya, pihaknya mendapatkan 2.197.333 suara. Sedangkan, pasangan Ahok-Djarot mendapatkan dukungan sebesar 2.364.577 dan pasangan Agus-Sylvi memperoleh dukungan sebesar 937.955.
Dengan hasil itu ditambah meningkatnya animo masyarakat pemilih, lanjut Sandiaga, pihaknya mengapresiasi kinerja profesional dari KPU DKI mesti masih ada kecurangan-kecurangan.
"Evaluasi akan dilakukan, saya harapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam putaran kedua, karena kalau dilihat dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) dengan jumlah suara terkumpul, jumlahnya sangat besar. Dari 7.108.589 DPT, hanya 5.564.313 warga yang menggunakan hak suaranya," jelasnya.
(ysw)