Selama Jadi Buronan, Legislator Depok Ini Tetap Gunakan Sabu

Senin, 27 Februari 2017 - 14:39 WIB
Selama Jadi Buronan,...
Selama Jadi Buronan, Legislator Depok Ini Tetap Gunakan Sabu
A A A
DEPOK - Selama 20 hari melarikan diri Ervan Teladan berpindah ke lebih dua tempat yaitu Tajur Halang, Kampung Rumpin dan Sasak Panjang, Kabupaten Bogor. Dia melarikan diri menggunakan motor Honda Beat hitam B 6381 ZIQ yang kini disita penyidik.

Sebelum kabur Ervan sempat bersembunyi di rumahnya ketika polisi menggerebek Siti Ummi pada 4 Februari 2017.

Hal itu diketahui ketika penyidik melakukan penggeledahan di rumah Ervan di Bedahan, Sawangan, Depok. Anggota DPRD Depok itu sembunyi di plafon selama satu malam. Dia baru kabur keesokan harinya setelah dirasa situasi aman.

Ervan bahkan tetap mengonsumsi sabu selama melarikan diri. Dia membeli dari temannya di pemancingan di Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Uang untuk membeli sabu dia dapat dari hasil penjualan ponselnya.

"Jual handphone Rp500.000. Dapat barang dari teman belinya di pemancingan," kata Ervan di Mapolresta Depok, Senin (27/2/2017).

Ervan mengaku, memiliki permasalahan pribadi hingga akhirnya mengonsumsi sabu. Dia bercerai dengan istrinya. Sejak 1,5 tahun lalu Ervan lari ke dunia hitam narkotik. Sejak bercerai, istri dan kedua anaknya tidak tinggal bersamanya. "Semenjak pisah saja. Saya ada masalah pribadi. Saya bercerai," akunya.

Sejak kabur, Ervan pernah menyambangi kelurganya. Namun kehadiran Ervan tak diharapkan keluarga. Dia juga pernah kembali kerumahnya namun ditolak juga oleh warga. "Saya dimotor saja. Keluarga nolak saya," ceritanya.

Jejak Ervan berakhir ketika petugas menangkapnya di Jatimulya, Cilodong pada Jumat malam lalu. Dia pun menjalani sejumlah pemeriksaan serta tes urine. Selama ditahan sejak empat hari lalu, belum ada keluarganya yang menjenguk. "Saya malu dengan anak-anak saya," katanya singkat.

Atas perbuatannya itu, Ervan dijerat Pasal 114 (1) subsider 112 (1) dan 127 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman di atas lima tahun. Namun hukuman yang akan diterima bisa lebih berat karena Ervan melarikan diri sehingga dianggap tidak kooperatif.

"Iya karena dia melarikan diri bisa saja hukumannya diperberat. Dia tidak kooperatif," kata Wakil Kapolresta Depok AKBP Candra Kumara.

Dari hasil tes urine pun Ervan dinyatakan positif mengandung narkotik. Sampai saat ini, polisi masih mengejar teman Ervan yang membantu selama melarikan diri. Terkait tersangka lain, kata dia, tidak menutup kemungkinan akan bertambah.

"Rekannya yang membantu masih kita kejar. Dia yang membantu Ervan selama melarikan diri," katanya.

Polisi sampai saat ini sudah menggeledah beberapa tempat. Antara lain rumah Ervan dan mobil dinasnya yang ditemukan alat hisap. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penggeledahan di tempat kerja Ervan jika ada indikasi ke arah sana.

"Kalau memang hasil pemeriksaan mengarah sana kita akan geledah juga. Selama ini pengakuannya hanya memakai sabu di rumah saja," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Sah! APBD Depok 2024...
Sah! APBD Depok 2024 Capai Rp4,2 Triliun
Anggota DPRD Depok Banyak...
Anggota DPRD Depok Banyak Bolos Paripurna, Masyarakat Geruduk Ruang Sidang
Tangkap 5 Pengedar Narkoba,...
Tangkap 5 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 135,09 Gram Sabu dan Uang Rp88 Juta
Heboh Menu Tambahan...
Heboh Menu Tambahan Stunting di Depok Hanya Nasi, Kuah, dan Tahu, DPRD: Tak Layak!
Aksi Menghukum Sopir...
Aksi Menghukum Sopir Truk Viral, Anggota DPRD Depok: Saya Minta Maaf, Itu Didasari Laporan Warga
Tuai Polemik, Dinkes...
Tuai Polemik, Dinkes Depok Evaluasi Menu Makanan Tambahan Stunting Hanya Nasi, Kuah, dan Tahu
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
52 menit yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
57 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved