Sulit Dapat Informasi Banjir, DPRD Akan Panggil BPBD DKI

Rabu, 22 Februari 2017 - 22:15 WIB
Sulit Dapat Informasi...
Sulit Dapat Informasi Banjir, DPRD Akan Panggil BPBD DKI
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta akan segera memanggil Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menanyakan evaluasi banjir yang terjadi Selasa 21 Februari 2017. Penanganan banjir secara substansial harus dibenahi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana. Dia menilai, pengelolaan banjir di Jakarta pada tahun terakhir kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sebelumnya menjadi wakil mendampini Joko widodo (Jokowi) harus dievaluasi ulang. Sebab, kata dia, banyak kegiatan pengelolaan banjir yang direncanakan belum maksimal.

"Ada hal substansial yang harus dibenahi pengelolaan banjir di DKI. Antara lain serapan tanah terkait air hujan dan air kiriman dari selatan perlu ditingkatkan lagi. Penyerapan anggaran pelebaran waduk dan normalisasi kali banyak yang tidak terserap. Sehingga banyak air tumpah ke pemukiman dan jalan. Jadi ada perlu semacam evaluasi ulang," kata Triwisaksana di Posko Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur- Wakil Gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2017).

Pria yang akrab disapa Sani ini menjelaskan, secara logika penanganan banjir di Jakarta besaranya bukan hanya mengalirkan air melalui kali dan saluran ke laut, melainkan harus banyak menyerap air ke bawah tanah. Sehingga ketika musim panas datang, Jakarta tidak mengalami krisis air bersih seperti apa yang terjadi saat ini. (Baca: BNPB Kesulitan Dapat Informasi dari BPBD DKI, Ada Apa? )

Untuk itu, kata Sani, pihaknya akan segera memanggil Dinas Sumber Daya Air dan BPBD terkait evaluasi banjir serta keterbukaan informasi banjir DKI yang menjadi tugas BPBD dan Dinas sumber Daya Air. Hal tersebut terlihat dari keluhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui media sosial terkait sulitnya mendapatkan data dari BPBD.

"BPBD kan pasti koordinasi ke Dinas Sumber Daya Air. Kami sendiri di DPRD juga kerap kesulitan. Ada informasi yang dirahasikan. Jadi nanti kami akan panggil Dinas Sumber Daya Air dan BPBD untuk mendapatkan penjelasan evaluasi banjir, keterbukaan data dan soal prediksi DKI tidak banjir kok malah banjir," pungkasnya. (Baca: Dikritik BNPB, BPBD DKI: Dapat Diakses di Media Sosial Kami )
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved