Polda Bali Bakal Jemput Paksa Pengunggah Video Munarman

Rabu, 22 Februari 2017 - 14:46 WIB
Polda Bali Bakal Jemput...
Polda Bali Bakal Jemput Paksa Pengunggah Video Munarman
A A A
DENPASAR - Polda Bali akan menjemput paksa Hasan Ahmad tersangka pemitnahan pecalang. Bahkan Polda Bali juga akan membuat Hasan Ahmad masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) bila tidak memenuhi panggilan kedua sebagai tersangka pada hari ini Rabu (22/2/2017).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktrur Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Pol Kenedy, di Lembah Pujian, Denpasar.

“Hari ini kami melanjutkan kasus itu dengan memanggil Hasan Ahmad yang membuat atau mengupload video tersebut,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya bahwa Hasan Ahmad inilah yang mengunggah video berdurasi 1 jam 24 menit 18 detik tentang Front Pembela Islam (FPI) mendatangi salah satu kantor media televisi di Jakarta.

Dimana dalam video tersebut isi salah satunya Munarman juru bicara Front Pembela Islam (FPI) mengatakan pecalang melempar dan melarang orang salat Jumat.

Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada konfirmasi kedatangan Hasan Ahmad ke Polda Bali. “Belum ada konfirmasi kedatangan. Kami kurang tahu juga dia ada dimana. Sudah kita konfirmasi juga kepada pengacaranya. Dan pengacaranya juga bilang tidak tahu,” timpalnya.

“Bila nanti akan dijemput paksa dan tidak ada, kemungkinan kami akan mengeluarkan dia masuk dalam DPO,” terangnya.

Pihaknya menegaskan, sebelum membuat yang bersangkutan menjadi DPO akan menjemput terlebih dahulu. “ Kalau ada ya kita jemput dia. Ya kalau ada orangnya,”paparnya.

Menurut dia, pemanggilan pertama sudah dilayangkan pada 10 Februari 2017 lalu, dan pada saat itu pria yang tinggal di Malang, Jawa Timur ini tidak ada datang.

Seperti diketahui, polisi sempat menyita handpone dan laptop Hasan Ahmad dari rumahnya di Malang.
(sms)
Berita Terkait
AD ART Front Persaudaraan...
AD ART Front Persaudaraan Islam Beda Dikit dengan FPI
Deklarasi Front Persatuan...
Deklarasi Front Persatuan Islam (FPI) Ciamis dan Bandung Diiringi Teriakan Takbir
Perubahan Nama FPI Baru...
Perubahan Nama FPI Baru Dinilai Tetap Perlu Diawasi Pemerintah
Habib Rizieq Sudah Restui...
Habib Rizieq Sudah Restui Front Persaudaraan Islam
Dapatkah FPI Bertransformasi...
Dapatkah FPI Bertransformasi Menjadi Front Persatuan Islam?
FPI Akan Menjadi Front...
FPI Akan Menjadi Front Pemersatu Islam?
Berita Terkini
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved