Ternyata Warga Bekasi Tak Tahu Soal JR Connexion

Selasa, 21 Februari 2017 - 12:23 WIB
Ternyata Warga Bekasi...
Ternyata Warga Bekasi Tak Tahu Soal JR Connexion
A A A
BEKASI - Hadirnya bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion yang mulai beroperasi 14 Februari lalu tak sepenuhnya diketahui oleh warga. Setidaknya itu dirasakan warga Bekasi soal operasional moda transportasi yang digagas Kementerian Perhubungan.

Ketidaktahuan warga ini diakui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi. Karenanya, pihak terkait masih terus melakukan sosialisasi.

"Kami masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat Bekasi karena belum banyak masyarakat tahu tentang JR Connexion. Padahal, sudah satu pekan beroperasi," ujar Kabid Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Rosyid, kepada KORAN SINDO.

Untuk wilayah Bekasi, JR Connexion hanya melayani dua tempat, yakni di Orange Country Lippo Cikarang dan Perumahan Grand Wisata Tambun Selatan. Untuk tujuannya melayani rute Orange Country Lippo Cikarang menuju Lippo Karawaci, BSD Tangerang.

Perumahan Grand Wisata Tambun-Blok M, Perumahan Grand Wisata Tambun- ITC Mangga Dua, Perumahan Grand Wisata Tambun-Citra Land. Sementara delapan unit kendaraan disediakan oleh AO Trans untuk rute Orange Country Lippo Cikarang dan PT Sinar Jaya Megah Langgeng untuk tiga rute dari Grand Wisata.

Untuk shelter disediakan hanya dua di Lippo Cikarang dan Grand Wisata. Shelter tersebut dilengkapi ruang tunggu khusus yang dilengkapi alat pendingin ruangan dan terminal listrik untuk pengisian baterai ponsel. Jadi, masyarakat dibuat nyaman. Sementara, kata dia, untuk ruangan bus bisa menampung sebanyak 50 orang dan kursi yang dilengkapi sabuk pengaman.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bekasi Suhup mengatakan, hingga sepekan ini animo masyarakat belum terlihat. Namun, untuk pengawasannya dan evaluasi langsung dilakukan dari BPJT. "Kami hanya membantu sosialisasinya,"katanya.

Suhup mengatakan, pengoperasian JR Connexion ini untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi sebanyak 40%. Sebab, jutaan warga Bekasi menggunakan kendaraan pribadi. "Target Kemenhub 40% warga Bekasi beralih ke moda transportasi massal," katanya. (Abdullah M Surjaya)
Ternyata Warga Bekasi Tak Tahu Soal JR Connexion
(bbk)
Berita Terkait
Gabungkan Teknologi...
Gabungkan Teknologi Digital, Sistem Armada Berbasis ABT Diperkenalkan
ASSA Kejar Peluang Bisnis...
ASSA Kejar Peluang Bisnis Mobilitas dan Logistik
Cegah Penumpukan Penumpang,...
Cegah Penumpukan Penumpang, Operator Transportasi Diminta Tambah Armada
Mobil Listrik Volkswagen...
Mobil Listrik Volkswagen Jadi Armada Transportasi Resmi di Yunani
Sambut Bulan Ramadhan,...
Sambut Bulan Ramadhan, Lion Parcel Tambah Armada Transportasi Darat
Rencana Penambahan 190...
Rencana Penambahan 190 Armada Bus Listrik Transjakarta
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
8 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
9 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
10 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
12 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved