Puluhan Titik Terendam Banjir, Ahok Masih Bisa Bersyukur
Selasa, 21 Februari 2017 - 11:12 WIB
Puluhan Titik Terendam Banjir, Ahok Masih Bisa Bersyukur
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) masih bisa bersyukur meski puluhan titik wilayah di DKI Jakarta terendam banjir.
Rasa syukur Ahok diungkapkannya ketika dia sekitar 15 menit mampir ke kantornya di Balai Kota DKI Jakarta sebelum akhirnya bertolak menuju ke Kementan untuk menghadiri sidang kasus penistaan agama yang digelar hari ini.
Menurut Ahok, saat ini posisi laut utara tidak melebihi tanggul sehingga tidak terjadi banjir rob di wilayah utara Jakarta."Ini hari mesti bersyukur, bersyukur kenapa? Karena posisi laut tidak lewati tanggul," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).
Menurut Ahok, jika posisi air laut melewati tanggul yang ada ditambah dengan curah hujan tinggi di wilayah Jakarta maka yang terjadi akan tenggelam. "Kalau posisi laut lewati tanggul, tidak bisa pompa, tidak bisa buka pembuangannya di Ancol, tenggelam 40 persen Jakarta," kata Ahok.
Lebih lanjut Ahok menjelaskan jika dia tidak berbuat apa-apa selain melakukan normalisasi sungai maupun saluran air. Tak hanya itu pembangunan tanggul dan waduk pun harus terus dilakukan untuk menampung air.
"Hujan terus mengguyur, tidak stop. Itu yang saya bilang, kalau kamu enggak mau normalisasi sungai atau tidak bikin tanggul, ya (airnya) meluap," kata Ahok.
Rasa syukur Ahok diungkapkannya ketika dia sekitar 15 menit mampir ke kantornya di Balai Kota DKI Jakarta sebelum akhirnya bertolak menuju ke Kementan untuk menghadiri sidang kasus penistaan agama yang digelar hari ini.
Menurut Ahok, saat ini posisi laut utara tidak melebihi tanggul sehingga tidak terjadi banjir rob di wilayah utara Jakarta."Ini hari mesti bersyukur, bersyukur kenapa? Karena posisi laut tidak lewati tanggul," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).
Menurut Ahok, jika posisi air laut melewati tanggul yang ada ditambah dengan curah hujan tinggi di wilayah Jakarta maka yang terjadi akan tenggelam. "Kalau posisi laut lewati tanggul, tidak bisa pompa, tidak bisa buka pembuangannya di Ancol, tenggelam 40 persen Jakarta," kata Ahok.
Lebih lanjut Ahok menjelaskan jika dia tidak berbuat apa-apa selain melakukan normalisasi sungai maupun saluran air. Tak hanya itu pembangunan tanggul dan waduk pun harus terus dilakukan untuk menampung air.
"Hujan terus mengguyur, tidak stop. Itu yang saya bilang, kalau kamu enggak mau normalisasi sungai atau tidak bikin tanggul, ya (airnya) meluap," kata Ahok.
(pur)