Indomatrix: Anies-Sandi Miliki Modal Kalahkan Petahana di Putaran Kedua
Rabu, 15 Februari 2017 - 18:29 WIB
Indomatrix: Anies-Sandi Miliki Modal Kalahkan Petahana di Putaran Kedua
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah lembaga survei rata-rata mengeluarkan hasil perolehan suara tiga kandidat Calon Gubernur (Cagub)- Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta 2017 yang tidak jauh berbeda. Pilgub DKI Jakarta dipastikan berlangsung dua putaran dengan sangat ketat.
Dari hasil quick count sementara lembaga survei Indomatrik pada pukul 17.00 WIB ini, pasangan petahana nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saeful Hidayat memimpin dengan perolehan 42,18%. Kemudian disusul Anies-Sandiaga 39,93% dan Agus-Sylvi 17,89%.
Direktur Indomatrik Husen Yazid menuturkan, hasil penghitungan cepat yang dilakukannya di 440 TPS dengan metode multirandom sampling tidak jauh berbeda dengan hasil yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei lainnya yang disajikan di layar televisi. Di mana, keunggulan Ahok-Djarot sangat tipis dari Anies-Sandi dan merata di hampir seluruh DKI Jakarta.
"Meskipun data yang masuk baru 85% dengan angka jumlah partisipasi pemilih di DKI Jakarta. Kami pastikan tidak akan bergeser hingga 100% penghitungan selesai," kata Husen Yasid saat jumpa pers hasil quick count Pilgub DKI 2017, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).
Yusen menjelaskan, performa dan kecerdasan pasangan Anies-Sandi yang sangat mumpuni dan meyakinkan berhasil mengimbangi petahana. Apalagi, lanjut Yusen, selama tiga kali debat digelar Anies-Sandi tampak menguasai panggung dan berhasil mengeksplorasi kebobrokan Pemprov DKI selama dipimpin Ahok-Djarot.
Yusen memprediksi persaingan pada putaran kedua akan sangat super ketat dan pemilih pastinya akan semakin rasional menentukan pilihanya.
"Anies-Sandi punya modal yang cukup untuk mengalahkan petahanan yang sampai saat ini masih dipercayai warga meski dibombardir kasus. Jadi, di putaran kedua akan semakin ketat dan seru, di sinilah rasionalitas pemilih Jakarta akan betul-betul diuji," ucapnya.
Dari hasil quick count sementara lembaga survei Indomatrik pada pukul 17.00 WIB ini, pasangan petahana nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saeful Hidayat memimpin dengan perolehan 42,18%. Kemudian disusul Anies-Sandiaga 39,93% dan Agus-Sylvi 17,89%.
Direktur Indomatrik Husen Yazid menuturkan, hasil penghitungan cepat yang dilakukannya di 440 TPS dengan metode multirandom sampling tidak jauh berbeda dengan hasil yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei lainnya yang disajikan di layar televisi. Di mana, keunggulan Ahok-Djarot sangat tipis dari Anies-Sandi dan merata di hampir seluruh DKI Jakarta.
"Meskipun data yang masuk baru 85% dengan angka jumlah partisipasi pemilih di DKI Jakarta. Kami pastikan tidak akan bergeser hingga 100% penghitungan selesai," kata Husen Yasid saat jumpa pers hasil quick count Pilgub DKI 2017, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).
Yusen menjelaskan, performa dan kecerdasan pasangan Anies-Sandi yang sangat mumpuni dan meyakinkan berhasil mengimbangi petahana. Apalagi, lanjut Yusen, selama tiga kali debat digelar Anies-Sandi tampak menguasai panggung dan berhasil mengeksplorasi kebobrokan Pemprov DKI selama dipimpin Ahok-Djarot.
Yusen memprediksi persaingan pada putaran kedua akan sangat super ketat dan pemilih pastinya akan semakin rasional menentukan pilihanya.
"Anies-Sandi punya modal yang cukup untuk mengalahkan petahanan yang sampai saat ini masih dipercayai warga meski dibombardir kasus. Jadi, di putaran kedua akan semakin ketat dan seru, di sinilah rasionalitas pemilih Jakarta akan betul-betul diuji," ucapnya.
(whb)