Khawatir Rusuh, Usai Nyoblos Warga DKI Serbu Kawasan Puncak

Rabu, 15 Februari 2017 - 12:17 WIB
Khawatir Rusuh, Usai...
Khawatir Rusuh, Usai Nyoblos Warga DKI Serbu Kawasan Puncak
A A A
JAKARTA - Meski libur nasional Pilkada serentak, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat tetap diserbu warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Rabu (15/02/2017). Namun demikian, kepadatan di jalur Puncak terjadi mulai pukul 10.00 WIB, terpantau antrean kendaraan mencapai lima kilometer mulai Gerbang Tol (GT) Ciawi hingga simpang Megamendung, Kabupaten Bogor.

Informasi diperoleh menyebutkan, pada pukul 06.00-09.00 WIB, kawasan Puncak masih terlihat lancar. Tentunya kondisi tersebut, di luar perkiraan sejumlah kalangan yang menilai tingkat golongan putih (golput) di Pilkada serentak 2017 ini bakal tinggi, khususnya di wilayah DKI, Banten dan Bekasi.

Faktanya, berdasarkan keterangan sejumlah pengunjung kawasan Puncak yang ditemui saat terjebak antrean kendaraan justru mereka memilih berlibur ke Puncak usai menggunakan hak pilihnya dikarenakan berbagai alasan, selain karena urusan keluarga, rekreasi bahkan ada yang mengaku khawatir terjadi kerusuhan.

Seperti yang diungkapkan Hardi (45), warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia memboyong keluarganya ke Puncak usai melakukan pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Lihat saja jari saya dan keluarga semuanya ada bekas tinta. Jadi ke Puncak bukan enggak nyoblos, justru abis nyoblos langsung berangkat. Karena takut terjadi sesuatu (kisruh), kalau melihat situasi politik semalam," katanya.

Hal senada diungkapkan Zaenal Muttaqin (39), warga Jakarta Barat. Dia mengaku berangkat ke Puncak selesai menggunakan hak pilihnya dikarenakan ada urusan.

"Saya enggak liburan, kebetulan ada keluarga di Cipanas, jadi beres nyoblos saya langsung berangkat. Lagian khawatir juga rusuh karena kondisi politik nasional saat ini mulai memanas, jadi mantau perkembangan Pilkada cukup di televisi saja," ungkapnya.

Tak hanya warga DKI, tak sedikit juga kendaraan berplat B (domisili Tangerang dan Bekasi) yang memilih berangkat ke Puncak dibanding mendatangi TPS.

"Saya enggak nyoblos, malas ah, calonnya enggak ada yang sesuai," ujar Nurdin (28), warga Bekasi yang mengendarai sepeda motor saat ditemui di simpang Pos Polisi 2B Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama saat dikonfirmasi mengaku kondisi lalu lintas di jalur Puncak terjadi kepadatan sejak pukul 10.00 WIB.

"Sebelumnya dari pagi arus lalu lintas ramai lancar. Tapi kemungkinan bakal terjadi peningkatan jumlah kendaraan pada siang hari," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Diusung Golkar Maju...
Diusung Golkar Maju Pilkada DKI, Jusuf Hamka Dianggap Mampu Atasi Kemacetan Jakarta
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Kemacetan Jakarta Disorot...
Kemacetan Jakarta Disorot Jokowi, Dishub DKI: Kami Sudah Susun Strategi
Atasi Kemacetan Jakarta,...
Atasi Kemacetan Jakarta, Pemprov DKI Terapkan Teknologi AI
DKI Jakarta Masuk 10...
DKI Jakarta Masuk 10 Besar Kota Termacet se-Asia Tenggara, Kerugian Capai Rp65 Triliun
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
2 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
4 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
4 jam yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
4 jam yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
5 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
5 jam yang lalu
Infografis
Malam Puncak HUT Jakarta,...
Malam Puncak HUT Jakarta, DKI Gratiskan Transjakarta Menuju JIS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved