KPU DKI Pastikan Tak Kerja Sama dengan Lembaga Quick Count

Senin, 13 Februari 2017 - 20:28 WIB
KPU DKI Pastikan Tak...
KPU DKI Pastikan Tak Kerja Sama dengan Lembaga Quick Count
A A A
JAKARTA - Menjelang hari pencoblosan untuk Pilgub DKI Jakarta 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan tidak melakukan kerja sama dengan lembaga quick count.

"Kami tidak punya lembaga mana saja untuk quick count," kata Komisioner KPU DKI Betty Epsilon saat dihubungi SINDOnews, Senin (13/2/2017).

Sebelumnya, KPU DKI merilis lima lembaga pemantau dan 35 lembaga survei terakreditasi. Lima lembaga pemantau yang telah terakreditasi di KPU DKI Jakarta yakni, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) DKI yang beralamat di Bukit Duri, Jakarta Selatan; Perkumpulan untuk Pemilu Demokrasi (Perludem) beralamat di Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dengan alamat Jalan Manggarai, Jakarta Selatan; Pijar Keadilan di Majapahit Permai, Jakarta Barat dan Presidium Pusat Reclasseering Indonesia di Kampung Melayu Kecil, Jaksel. (Baca: KPU DKI Rilis 5 Lembaga Pemantau dan 35 Lembagai Survei Terakreditasi )

Sedangkan, lembaga survei yang telah terakreditasi di KPU DKI Jakarta ialah, PT Sun Televisi Network beralamat di MNC News Center, Jakarta Pusat; Lingkarasan Survei Indonesia; Jaringan Isu Publik; PT Sands Analitik Indonesia; Lembaga Konsultasi Politik Indonesia (LKPI); Cyrus Nusantara; Poltracking Indonesia; Indikator Poltik Indonesia; Kompas Media Nusantara; Charta Politika Indonesia; Saiful Mujani Research & Consulting; Indo Baraometer; Lembaga Riset Indonesia.

Selanjutnya, Kaskus; Siber Media Abadi; Lembaga Survei Indonesia; Group Riset Potensial; Intouch Innovate Indonesia; Pandawa Data Utama; Rakata Institute; Kelompok Diskusi dan Kajian Publik Indonesia; CSIS; Yayasan Media Survei Nasional; Sinergi Data Indonesia; Citra Komunikasi LSI; Yayasan Voxpol Center Research and Consulting.

Kemudian, Konsultan Citra Indonesia; Radio PAN Jakarta; Indo Riset Konsultan; Indonesian Political Marketing; dan Fokal IMM.
(ysw)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
1 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
1 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
1 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
1 jam yang lalu
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
1 jam yang lalu
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved