DPD Perindo Kobar Geber Pembentukan DPRt Hingga ke Pelosok Desa
Senin, 13 Februari 2017 - 03:11 WIB
DPD Perindo Kobar Geber Pembentukan DPRt Hingga ke Pelosok Desa
A
A
A
KOTAWARINGINBARAT - DPD Partai Perindo Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng terus menggeber pembentukan kepengurusan di pelosok desa. Ketua DPD Perindo Kobar, Hendra Gunawan mengaku kegiatan itu rutin dilakukan untuk mengepakkan sayap partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu.
“Kita ingin partai Perindo menjadi besar. Mudah-mudahan partai kita bisa menjadi partai yang paling besar dengan kader hingga di tingkat desa,” ujar Hendra usai menggelar sosialisasi terbentuknya Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Desa Makarti Jaya Kecamatan Kolam, Kobar, Kaltim, Minggu (12-2-2017).
Dia mengatakan, para kader harus memahami perjuangan Partai Perindo. Yakni untuk mengembalikan Indonesia ke rel-nya. Kembali pada tujuan awal berbangsa dan bernegara yakni merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
“Indonesia harus kembali ke konstitusi. Indonesia ini makin lama makin jauh dari konstitusi, makin jauh dari tujuan berbangsa dan bernegara. Untuk itu Partai Perindo berdiri untuk merubah itu," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo berbicara kedaulatan. Indonesia dinilainya mengalami kemunduran. Dari sisi kedaulatan pangan misalnya, negeri kaya nan subur yang dulu pernah swasembada ini, kini ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan pangannya.
"Beliau terus memberikan arahan yang baik dengan tujuan membangun bangsa Indonesia yang lebih berdaulat dan disegani bangsa lain. Tanpa kader yang kuat hingga tingkat desa kita tak akan bisa mencapai tujuan itu," tegasnya.
“Kita ingin partai Perindo menjadi besar. Mudah-mudahan partai kita bisa menjadi partai yang paling besar dengan kader hingga di tingkat desa,” ujar Hendra usai menggelar sosialisasi terbentuknya Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Desa Makarti Jaya Kecamatan Kolam, Kobar, Kaltim, Minggu (12-2-2017).
Dia mengatakan, para kader harus memahami perjuangan Partai Perindo. Yakni untuk mengembalikan Indonesia ke rel-nya. Kembali pada tujuan awal berbangsa dan bernegara yakni merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
“Indonesia harus kembali ke konstitusi. Indonesia ini makin lama makin jauh dari konstitusi, makin jauh dari tujuan berbangsa dan bernegara. Untuk itu Partai Perindo berdiri untuk merubah itu," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo berbicara kedaulatan. Indonesia dinilainya mengalami kemunduran. Dari sisi kedaulatan pangan misalnya, negeri kaya nan subur yang dulu pernah swasembada ini, kini ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan pangannya.
"Beliau terus memberikan arahan yang baik dengan tujuan membangun bangsa Indonesia yang lebih berdaulat dan disegani bangsa lain. Tanpa kader yang kuat hingga tingkat desa kita tak akan bisa mencapai tujuan itu," tegasnya.
(kri)