Habis Disidak Dewan, Rumah Sakit Usir Pasien BPJS

Senin, 23 Januari 2017 - 11:04 WIB
Habis Disidak Dewan,...
Habis Disidak Dewan, Rumah Sakit Usir Pasien BPJS
A A A
SAROLANGUN - Pasien luka bakar yang sedang menjalani perawatan RSUD Chatib Quzwain diminta pulang oleh seorang perawat. Diduga aksi tidak simpatik terhadap pasien BPJS ini, buntut dari inspeksi mendadak sejumlah anggota DPRD Sarolangun ke rumah sakit tersebut.

Saidina Umar (48), warga Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Jambi, sudah dirawat sejak 10 Januari 2017 karena mengalami luka bakar. Namun, Minggu 22 Januari 2017, dia diminta untuk pulang oleh seorang perawat piket, padahal kondisinya belum sembuh benar.

Akhirnya Saidina Umar pun meninggalkan rumah sakit. Dengan jalan terpapah, bahkan luka bakarnya di kaki sampai berdarah. "Anehnya, perawat yang menyuruh pulang, bukan dokter. Katanya saya sudah sembuh. Padahal jalan pun saya belum bisa," ungkapnya.

Atas tindakan itu, Saidini Umar mengaku sangat kecewa. Apalagi dirinya masih membutuhkan perawatan pihak rumah sakit untuk menyembuhkan lukanya. "Saya punya hak mendapatkan perawatan. Meski saya pasien BPJS, tapi kan saya rutin bayar iuran tiap bulan," keluhnya.

Sementara itu, Yeni, istri Saidina Umar, mengaku, heran suaminya disuruh pulang, karena pada pagi hari dirinya masih disuruh untuk mengambil cairan infus di apotek. Yeni menduga, pengusiran itu akibat buntut dari inspeksi mendadak (Sidak) anggota DPRD Sarolangun ke rumah sakit pada Jumat 20 Januari 2017.

"Mungkin disangko perawat tu, kami yang ngadu ke DPR. Padahal sedikitpun kami tak pernah mengadu-ngadu. Kami hanya bercerita kejadian sebenarnya kepada perwakilan rakyat yang kala itu menemui kami," ucapnya.

Terpisah, anggota DPRD Sarolangun yang ikut sidak ke RSUD Sarolangun bersama anggota Komisi I, Muhammad Syafi'i mengatakan, sudah mengkonfirmasi pihak RSUD Chatib Quzwain terkait kepulangan pasien luka bakar tersebut. Dia menjelaskan, pihak RSUD tidak memaksa pasien pulang, namun hanya menyarankan saja.

"Dari pengakuan, mereka hanya menyarankan pasien pulang. Tidak memaksa. Alasannya, supaya si pasien bisa leluasa untuk melakukan perawatan lebih seperti mandi pakai air hangat. Dan keluarga dapat melakukan aktivitas lain, tidak menjaga pasien di RSUD," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Chatib Quzwain masih bungkam dan belum bisa dihubungi. Informasi yang diperoleh, petinggi RSUD termasuk direktur sedang berada di Singapura.
(wib)
Berita Terkait
Viral, Warga Temukan...
Viral, Warga Temukan Puluhan Kartu BPJS dalam Tong Sampah di Bengkulu
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
3 Cara Cek Status Aktif...
3 Cara Cek Status Aktif Kepesertaan BPJS Kesehatan
Cara Cairkan Saldo BPJS...
Cara Cairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan yang Masih Aktif Secara Online
3 Cara Cek Saldo BPJS...
3 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online, Mudah Banget!
Cara Mencairkan BPJS...
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring dengan Mudah
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
52 menit yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
1 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
3 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
4 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
4 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
5 jam yang lalu
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved