Koalisi LSM Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Kecamatan Sukajaya

Kamis, 19 Januari 2017 - 06:58 WIB
Koalisi LSM Siap Laporkan...
Koalisi LSM Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Kecamatan Sukajaya
A A A
BOGOR - Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bogor tengah mengumpulkan bukti adanya dugaan pelanggaran proyek pembangunan kantor Kecamatan Sukajaya. Bukti-bukti ini nantinya akan dilaporkan ke lembaga penegak hukum agar bisa ditindak lanjuti. (Baca: Ini Kejanggalan Proyek Kantor Kecamatan Sukajaya)

"Saat ini kita sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk diserahkan ke Mabes Polri dan Kejagung untuk ditindak lanjuti," kata Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB) Ruhiyat Sujana.

Menurut dia, Polda Jawa Barat sebelumnya menunggu soal adanya laporan dugaan penyelewengan proyek tersebut. (Baca juga: Polda Tunggu Laporan Dugaan Penyelewengan Proyek Kantor Kecamatan Sukajaya)

Karenanya Ruhiyat berharap dengan adanya rencana pelaporan ke Mabes Polri dan Kejagung ini kasusnya bisa disupervisi oleh kedua lembaga itu agar nantinya bisa ditangani Polda Jawa Barat atau Kejati Jawa Barat.

Sementara Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Rahmatullah mengatakan, FMB tengah mengumpulkan bukti dari beberapa jaringan terkait di Kecamatan Sukajaya.

Berdasarkan laporan selain tak selesai tepat waktu, nilai proyek kantor Kecamatan Sukajaya dinilai terlalu mahal (kemahalan) karena nilainya mencapai Rp6,658 miliar.

Dimana dengan nilai proyek Rp6,658 miliar belum termasuk pembangunan rumah dinas camat dan musala. Padahal pembangunan beberapa kantor kecamatan di Kabupaten Bogor nilainya di bawah Rp6 miliar dan sudah termasuk pembangunan rumah dinas camat dan musala.

Selain itu kejanggalan proyek tersebut tidak memakai plang nama dan disebut-sebut milik seorang anggota DPRD Kabupaten Bogor. "Ini yang mau kita selidiki di Sukajaya," timpal Rahmat.

Terpisah Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bogor lewat ketuanya Hendra Budiman enggan berkomentar soal dugaan penyimpangan proyek Kantor Kecamatan Sukajaya. "Coba ke Komisi 3 Bidang Pembangunan nanti saya kasih no kontaknya," kata Hendra saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor H Wawan Haikal Kurdi mengaku siap menindaklanjuti laporan adanya dugaan penyimpangan proyek Kantor Kecamatan Sukajaya tersebut dengan meninjau langsung ke Sukajaya.

"Saat ini Komisi III sedang menggelar rapat-rapat Pansus yang tidak bisa ditinggalkan. Jadi kemungkinan setelah rapat pansus baru ada agenda untuk meninjau ke Sukajaya," ungkap politisi senior Partai Golkar ini, kepada SINDOnews, Rabu (18/1/2017).
(sms)
Berita Terkait
Respon OTT KPK, Presiden:...
Respon OTT KPK, Presiden: Tiap Proyek Besar Pasti Ada Masalah
Soal OTT Proyek Kereta...
Soal OTT Proyek Kereta Trans Sulawesi, Jokowi: Tak Mungkin Semua Proyek Tak Ada Masalah
Tak Ada Masalah Hukum,...
Tak Ada Masalah Hukum, Luhut Minta Proyek PSEL Jalan Terus
Pembebasan Lahan, Masalah...
Pembebasan Lahan, Masalah Klasik Penghambat Proyek Kereta Api di Sulsel
Berjalan Satu Dekade,...
Berjalan Satu Dekade, Proyek CPEC China Pakistan Diwarnai Beragam Masalah
KPK Diminta Soroti Dugaan...
KPK Diminta Soroti Dugaan Masalah Proyek di Dua Eks Stafsus Milenial
Berita Terkini
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
4 menit yang lalu
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
6 menit yang lalu
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
9 menit yang lalu
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
45 menit yang lalu
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
54 menit yang lalu
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
1 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved