Reformasi Birokrasi, Kemenkumham Janji Laksanakan Tujuh Poin Penting

Selasa, 03 Januari 2017 - 20:56 WIB
Reformasi Birokrasi,...
Reformasi Birokrasi, Kemenkumham Janji Laksanakan Tujuh Poin Penting
A A A
JAKARTA - Pada 2017 ini, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menitik-beratkan pada beberapa poin untuk menyukseskan “Reformasi Hukum dan program e-Government PASTI Nyata” di kementerianya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) DKI Jakarta, Endang Sudirman menyebut, ada tujuh tahapan untuk menjalankan reformasi birokrasi.

Pertama, melakukan penataan regulasi di semua bidang tugas. Hal ini penting, untuk mendapatkan regulasi hukum yang berkualitas. regulasi yang selama ini tumpang-tindih perlu ditata kembali sehingga tidak membingungkan ataupun merepotkan masyarakat.

Kedua, lakukan peningkatan kapasitas SDM sehingga mampu memperkuat koordinasi dengan instansi penegak hukum lainnya dalam rangka suksesnya reformasi hukum. Reformasi di lembaga hukum yang diperlukan untuk mencegah tumbuhnya pungli (pungutan liar, mafia hukum).

"Ketiga, lakukan juga penguatan budaya hukum, ini menjadi prioritas di tengah maraknya sikap-sikap intoleransi, premanisme, tindak kekerasan, serta aksi main hakim sendiri. hukum tetap harus selalu ditegakkan," lanjutnya.

Langkah keempat, seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kemenkumham di tingkat pusat dan daerah harus mempunyai kepedulian, serta mampu memahami dan melakukan perubahan, menyesuaikan dengan kondisi nasional maupun global, untuk menjaga kinerja agar tidak ketinggalan zaman dan selalu meningkat setiap tahunnya.

Kelima, bagi seluruh jajaran harus tahu dan paham tentang perencanaan penganggaran, tentang manajemen ASN dan mampu berinovasi dalam hal peningkatan kualitas layanan publik.

"Keenam, mari kita jadikan janji kinerja ini sebagai salah satu pedoman dalam bekerja dan berkinerja, sehingga pada 2017 prestasi Kemenkumham semakin meningkat," terangnya.

Ketujuh, terkait target kinerja yang telah disepakati bersama agar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Mulai sekarang harus sudah dipetakan dan dipersiapkan. Menurut Endang, keberhasilan pencapaian target kinerja akan menjadi indikator keberhasilan kinerja.
(pur)
Berita Terkait
Gencar Lakukan Reformasi...
Gencar Lakukan Reformasi Birokrasi, Pemprov Jabar Klaim Hemat Anggaran 30 Persen
Komisi II DPR Gelar...
Komisi II DPR Gelar Raker Bersama MenPAN-RB Bahas Reformasi Birokrasi
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Sekjen KLHK Sebut Menjadi...
Sekjen KLHK Sebut Menjadi Birokrat Harus Punya Integritas dan Moral
Aliansi Kebangsaan:...
Aliansi Kebangsaan: Indonesia Terperangkap Praktik Demokrasi Elektoral
Canangkan Zona Integritas...
Canangkan Zona Integritas WBBM, DJKI Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
36 menit yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
7 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
9 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
10 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
10 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved