Tiap 41 Menit, Satu Kejahatan Terjadi di Jawa Tengah

Kamis, 29 Desember 2016 - 20:42 WIB
Tiap 41 Menit, Satu...
Tiap 41 Menit, Satu Kejahatan Terjadi di Jawa Tengah
A A A
SEMARANG - Belasan ribu tindak kejahatan terjadi di Jawa Tengah sepanjang 2016. Jika dirata-rata, tiap 41 menit 48 detik terjadi 1 kejahatan.

Data Polda Jawa Tengah menunjukkan, tahun ini terjadi 12.574 kejahatan, 8.624 di antaranya berhasil diungkap. Sementara pada 2015, terjadi 15.245 kejahatan dan 9.771 kasus di antaranya bisa diungkap. Pada 2015 tiap 34 menit 34 detik terjadi 1 kejahatan.

”Jadi ada perlambatan, jumlah tindak pidana turun 2.671 kasus atau 17,5%. Mudah-mudahan dengan direktur Reskrimum, direktur Reserse Narkoba, direktur Intelkam yang baru, didukung lainnya dan jajaran, pada 2017 tindak kejahatan bisa semakin menurun,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (29/12/2016).

Tahun ini kasus yang terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan yakni 2.256 kasus, curanmor 1.160 kasus, dan perjudian 1.047 kasus. Pada 2015, pencurian dengan pemberatan sebanyak 2.669 kasus, curanmor 1.512 kasus, dan perjudian 1.121 kasus. ”Dominasinya kejahatan konvensional. Ini (jumlah kejahatan) adalah salah satu indikator kamtibmas,” lanjutnya.

Sementara itu di Kota Semarang pada 2016 terjadi 1.259 kejahatan, 508 di antaranya bisa diungkap. Pada 2015 di Kota Semarang terjadi 1.729 kejahatan, yang mana 627 kasus di antaranya bisa diungkap.

Tahun ini kejahatan di Kota Semarang paling banyak adalah curanmor dengan 490 kasus, 68 di antaranya berhasil diungkap. Pada 2015 terjadi 667 curanmor, yang mana 101 di antaranya bisa diungkap.

Untuk pencurian dengan kekerasan, termasuk di antaranya jambret dan begal pada 2016 terjadi 47 kasus, 21 di antaranya dapat diungkap. Jumlah ini turun dibanding 2015, yang mana terjadi 53 curas, 30 di antaranya berhasil diungkap.

”Kejahatan jalanan tetap jadi prioritas. Kami akan terus lakukan patroli dan langkah konkret untuk terus menekan angka kejahatan di Kota Semarang,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji.
(poe)
Berita Terkait
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Pimpinan Daerah Sleman...
Pimpinan Daerah Sleman Kumpul Bahas Gangguan Keamanan di Tengah Pandemi
Polri Sebut Gangguan...
Polri Sebut Gangguan Keamanan Turun 23,26% saat Hari Raya Iduladha
Aliando Syarief soal...
Aliando Syarief soal Penyebab Idap OCD: Ada Masalah Kriminalitas
Kapolres Pinrang Harap...
Kapolres Pinrang Harap Dukungan Semua Pihak Ciptakan Keamanan dan Ketertiban
Kapolres Ajak Pengurus...
Kapolres Ajak Pengurus Parpol Jaga Keamanan dan Ketertiban di Maros
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
6 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
6 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
7 jam yang lalu
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved