Eksepsi Ditolak, Pengamat Nilai Ahok Jadikan Sidang sebagai Panggung Politik

Rabu, 28 Desember 2016 - 10:32 WIB
Eksepsi Ditolak, Pengamat...
Eksepsi Ditolak, Pengamat Nilai Ahok Jadikan Sidang sebagai Panggung Politik
A A A
JAKARTA - Proses hukum kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) sudah diprediksi sebelumnya. Artinya sejak awal prosesnya hingga eksepsi akhirnya ditolak itu sudah didesain sedemikian rupa.

"Ini prosedural saja, by design. Justru yang sengit adalah setelah eksepsi nanti karena sudah masuk pada substansinya," kata pengamat hukum Universitas Pancasila (UP) Ade Saptomo, Selasa 27 Desember 2016.

Dirinya sudah bisa menduga sejak awal jika eksepsi akan ditolak. Celah ini akan dimanfaatkan untuk mengulur waktu. "Yang disampaikan Ahok seperti tidak mendasar. Biasa banget itu kalau eksepsi ditolak," katanya.

Dengan diulurnya waktu persidangan maka Ahok akan bisa berbuat lebih banyak hal lagi. Dan secara politis ini bisa dilihat sebagai 'agenda kampanye'.

"Secara politisnya, semakin dekat waktu maka semakin menguntungkan dia karena bisa dilihat publik," ujar Dekan Fakultas Hukum UP itu.

Menurutnya, proses peradilan ini adalah 'panggung politik' bagi Ahok. Jika pasangan lainnya hanya bisa berkampanye lewat jalur biasa maka Ahok menggunakan proses peradilan ini sebagai media kampanye. "Dia memanfaatkan momentum (peradilan) yang dibungkus dengan caranya," ungkapnya.

Soal salam dua jari yang diacungkan Ahok dalam ruang sidang, dirinya memaparkan itu bisa berarti tanda peace (damai) dan bisa juga sebagai simbol nomor urut Ahok. Secara keseluruhan Ade melihat Ahok pandai memanfaatkan momen.

"Jadi peradilan dia pakai sebagai panggungnya agar bisa dilihat publik. Publik pun harus lebih cerdas melihatnya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Hari Ini Roy Suryo Sidang...
Hari Ini Roy Suryo Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Berita Terkini
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
12 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
3 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
3 jam yang lalu
Infografis
Korea Selatan Krisis...
Korea Selatan Krisis Politik, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved