Kodim Jakbar Minta Ormas Tak Sweeping Mal Terkait Atribut Natal

Selasa, 20 Desember 2016 - 23:05 WIB
Kodim Jakbar Minta Ormas...
Kodim Jakbar Minta Ormas Tak Sweeping Mal Terkait Atribut Natal
A A A
JAKARTA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0503 Jakarta Barat melarang seluruh ormas menyisir sentra sentra bisnis terkait pemakaian atribut Natal oleh pekerja muslim.

"Kalau masih bandel akan kami tangkap dan serahkan ke polisi," ungkap Dandim 0503 Jakarta Barat Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana, Selasa (20/12/2016). Wahyu mengingatkan, tindakan menyisir ini selain akan merusak kenyamanan dan ketentraman para pengunjung mal, hotel, dan sentra perdagangan, juga akan mengganggu kerukunan umat beragama.

"Apapun istilahnya, sosialisasi kah, pelaksanaan fatwa kah, tidak boleh ada ormas yang turun ke lapangan menyisir. Terkait persoalan hukum dan persoalan teknis lainnya, silakan ormas berkomunikasi dengan polisi atau instansi terkait. Tugas TNI menjaga kerukunan umat beragama, menjaga kebinekaan yang berarti menjaga keutuhan NKRI," tegas Wahyu.

Sebagai penanda, Kodim akan memasang spanduk ucapan dan sapaan Natal ke setiap sentra bisnis di Jakarta Barat. "Spanduk-spanduk ini sebagian sudah kami pasang. Insya Allah lusa semua sudah terpasang," tutur Wahyu.

Wahyu menambahkan, pihaknya akan segera mengumpulkan seluruh ormas, bersama pengusaha, wakil para pekerja, serta perwakilan MUI untuk mengomunikasikan langkah pengamanan dan ketentraman Natal bersama-sama.

"Saya akan sampaikan, kalau ada pengusaha yang memaksa karyawan muslim memakai atribut Natal saat bekerja, silakan hubungi polisi. Pengusaha seperti itu memang layak ditindak. Tapi kalau karyawannya mengaku atas pilihannya sendiri karena sadar akan masa depan perusahaannya, maka yang mengancam si karyawan akan berurusan dengan TNI dan aparat penegak hukum lainnya," ujarnya.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi menuturkan, ormas manapun tidak boleh melakukan aksi sweeping. "Tindakan seperti itu bisa dianggap teror terhadap rasa aman warga khususnya pengunjung. Saya dan jajaran mendukung dan akan mengawal langkah Dandim," tutur Anas.

Anas menilai aksi seperti ini hanya akan merusak kerukunan umat beragama di Jakarta Barat. "Kesannya jadi ada yang terancam dan mengancam. Lebih baik duduk satu meja dan bicara baik baik," ucap Anas.
(whb)
Berita Terkait
Tips Bikin Foto Estetik...
Tips Bikin Foto Estetik untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru 2025
IOH Tingkatkan Kapasitas...
IOH Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 50 Persen Selama Natal dan Tahun Baru 2023
Kumpulan Ucapan Natal...
Kumpulan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Berbagi Keceriaan di Christmas Fantasy Land
5 Ide Seru untuk Mengisi...
5 Ide Seru untuk Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Buat Introvert
Siaga NARU 2025: Telkomsel...
Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
46 menit yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
1 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
3 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
5 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
5 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved