Penyebab Pegawai MA Mengamuk dan Cakar Aiptu Sutisna Terkuak

Rabu, 14 Desember 2016 - 13:50 WIB
Penyebab Pegawai MA...
Penyebab Pegawai MA Mengamuk dan Cakar Aiptu Sutisna Terkuak
A A A
JAKARTA - Penyebab pencakaran yang dilakukan pegawai MA berinisial DNS terhadap Polantas Polda Metro Jaya Aiptu Sutisna akhirnya terkuak. DNS tak terima melihat Aiptu Sutisna berdiri di tengah ruas Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.

"Ibu itu merasa terhalangi laju kendaraannya karena saya berdiri di tengah jalan. Padahal, saya saat itu sedang bertugas mengurai kepadatan lalu lintas," ungkap Aiptu Sutisna kepada wartawan, Rabu (14/1/2016).

Sutrisna mengatakan, pada Selasa, 13 Desember 2016 kemarin bersama Bripda Sudiro tengah mengurai arus lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat. Sesuai protap, pagi itu Sutisna mendapat tugas mengurai lalu lintas karena di Jatinegara Barat ada galian gorong-gorong yang menyebabkan penyempitan jalan hingga menimbulkan kemacetan.

Pukul 08.00 WIB arus lalu lintas tidak lagi begitu macet setelah dilakukan pengaturan oleh polisi. Tiba-tiba terdapat seorang pengendara mobil Xenia yang dikemudikan DNS berhenti persis di depan Sutisna.

"Ibu itu membuka kaca jendela dan memakinya. Dia teriak dengan kata-kata kasar. Dia teriak, kalau mau berdiri jangan di situ, di depan sana," kata Sutisna.

Sutisna pun awalnya tak menghiraukan makian DNS karena beranggapan ditujukan ke orang lain. Namun, DNS kembali mengeluarkan kata-kata kasar dan menyebutkan kalau Sutisna menghalangi mobilnya yang hendak lewat.

"Saya kemudian berusaha mendokumentasikan pelat nomor DNS itu. Tapi dia malah mengambil HP saya dan bilang, saya ini orang Mahkamah Agung. HP kamu saya sita, nanti kamu ambil di MA. Saya bilang, tak perlu ambil ke MA, kalau ibu mau silakan ambil HP saya, HP saya juga jelek," jelasnya.

Sutisna menuturkan, sempat meminta klarifikasi dari DNS terkait ucapan kasar tersebut. Namun, DNS malah hendak pergi masuk ke mobil."Saya ambil kunci mobil DNS dan melompat kebusway sambil berkata pada DNS untuk mengklarifikasi perkataan kasarnya itu," ucapnya.

Menurut Sutisna, DNS terus mengejar mengejar dan mulai memukuli. "Saya sempat bilang, ibu apakah sudah puas memaki saya, memukul saya? Kalau belum puas silakan. Saya tidak akan melawan, silakan lampiaskan hawa nafsu ibu, lampiaskan ke saya saja, jangan ke orang lain. Dia terus memukuli, saya bolak-balik saja muka saya ditampar," jelasnya.

Akhirnya, lanjut Sutisna, DNS menghentikan perbuatannya itu karena lelah. Sutisna pun menyerahkan kunci mobilnya itu ke DNS hingga akhirnya DNS pergi meninggalkannya begitu saja.

"Mungkin dia sadar, ditangannya itu dia masih pegang HP saya, akhirnya dia lempar HP saya ke jalur Transjakarta," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Nicholas Sean Putra...
Nicholas Sean Putra Ahok Ogah Damai dengan Ayu Thalia
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Berita Terkini
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
9 menit yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
1 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
4 jam yang lalu
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
5 jam yang lalu
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
5 jam yang lalu
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved