BPKP Diminta Audit Jalan Bojonggede-Kemang

Kamis, 08 Desember 2016 - 19:50 WIB
BPKP Diminta Audit Jalan...
BPKP Diminta Audit Jalan Bojonggede-Kemang
A A A
BOGOR - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diminta turun tangan untuk mengaudit proyek Jalan Bojonggede-Kemang yang diduga bermasalah. Karena berdasarkan laporan kontraktor pembangunannya baru mencapai 47,46% per tanggal 4 Desember 2016 sementara akhir pengerjaan sesuai kontrak habis pada 23 Desember 2016.
BPKP Diminta Audit Jalan Bojonggede-Kemang

Mantan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman mengatakan, BPKP bisa masuk untuk meneliti proyek Jalan Bojonggede Kemang tersebut karena didanai dari Dana Alokasi Khusus dan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

"Ini bukan persoalan subjektif atau tidak, BPKP berwenang untuk menelitinya. Kalau sudah diaudit kan ada rekomendasi-rekomendasi yang harus dilakukan, baik untuk instansi penegak hukum atau institusi lainnya," kata Politikus PDI Perjuangan ini.

Sementara itu sejumlah pengusaha di Kabupaten Bogor yang tergabung dalam beberapa organisasi jasa konstruksi juga meragukan mutu proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang di Kecamatan Tajurhalang yang dibiayai APBD 2016 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp67,9 miliar itu.

Salah satu contohnya ketika PT Sentra Multikarya Infrastruktur selaku kontraktor melakukan pembuatan cor di lapangan (set batching plant). Hal ini dinilai melanggar aturan karena ketebalan, kekuatan cor seharusnya diuji terlebih dahulu di laboratorium.

"Kontraktor jangan main-main dengan membuat sendiri cor (batching plant) di lapangan. Karena cor yang akan digunakan seharusnya memiliki standar yang telah diuji di laboratorium sebelum digunakan," kata Ketua Bidang Jasa Konstruksi Kadin Kabupaten Bogor Ali Hakim kepada SINDOnews, Kamis (8/12/2016).

Karenanya menurut Ali Hakim, BPKP harus segera turun tangan untuk meneliti proyek tersebut. "Biar tidak jadi fitnah atau prasangka buruk. BPKP harus mengaudit proyek tersebut. Kalau sudah diaudit hasilnya kan bisa jadi rekomendasi bagi Pemkab Bogor atau institusi penegak hukum dalam mengambil langkah yang harus dilakukan," ujar Ali Hakim.

Sementara itu berdasarkan laporan di lapangan proyek diduga dikerjakan asal jadi. Contohnya soal pengerasan dan pematangan lahan (cut and field) dikerjakan asal jadi yang berakibat hasil pengecoran yang masih dibungkus plastik pernah patah padahal belum pernah diinjak atau digunakan.

Terpisah, seorang pengusaha salah satu anggota organisasi jasa konstruksi di Kabupaten Bogor menduga PT Sentra Multikarya Infrastruktur selaku kontraktor tak berpengalaman mengerjakan proyek tersebut.

"Ya kalau berpengalaman masa dalam tempo pengerjaan yang dilakukan sejak Mei 2016. Hasilnya baru 47,46%," timpal sang pengusaha yang enggan disebutkan namanya ini.
BPKP Diminta Audit Jalan Bojonggede-Kemang


"Mimpi warga Parung untuk bisa segera melintas di jalan tersebut untuk menuju ke Pemkab Bogor tidak akan tercapai pada awal tahun 2017. Ini tentunya merugikan masyarakat Bogor karena multiflier efek dari proyek tersebut tidak ada untuk bangkitan ekonomi warga sekitar," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan SINDOnews belum mendapat konfirmasi dari pihak kontraktor. Karena para mandor di lapangan yang dikonfirmasi menolak memberikan keterangan.

Sementara, Kepala Seksi Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, Hilman Alim yang juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan, untuk proyek Jalan Bojonggede Kemang itu akhir masa pelaksanaannya sesuai dengan kontrak tanggal 23 Desember 2016. Sementara progres per tanggal 4 Desember 2016 sesuai dengan yangg dilaporkan oleh konsultan pengerjaan baru mencapai 47,46%.

"Untuk tindak lanjutnya dinas melalui PPK sudah melakukan rapat pembuktian (scm 1)," kata Hilman dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan ke SINDOnews, Kamis (8/12/2016).
SaveSave
(sms)
Berita Terkait
Pemkot Bogor Konsultasi...
Pemkot Bogor Konsultasi ke KPK Terkait Realisasi Dana Insentif Daerah
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Lido Lake Resort Diburu...
Lido Lake Resort Diburu Pengunjung, Hasil Riset Google dan Temasek: 74% Turis Rindukan Wisata
Saat Jenuh di Rumah...
Saat Jenuh di Rumah Terus, Staycation Sambil Work From Hotel di Bogor Bisa Jadi Solusi
Mau Info Diskon Lido...
Mau Info Diskon Lido Lake Resort Terupdate? Yuk, Download MotionBanking
Resor Baru Mercure Cibadak...
Resor Baru Mercure Cibadak Jadi Gerbang Menjelajah Panorama Alam Sukabumi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved