Angkut Massa Aksi 412, DKI Disarankan Evaluasi Direksi Transjakarta

Selasa, 06 Desember 2016 - 03:12 WIB
Angkut Massa Aksi 412,...
Angkut Massa Aksi 412, DKI Disarankan Evaluasi Direksi Transjakarta
A A A
JAKARTA - Sejumlah armada bus TransJakarta diketahui telah mengangkut massa aksi 'Kita Indonesia' beratribut partai politik di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu 4 Desember 2016. Pemprov DKI diminta menevaluasi kinerja direksi PT Transportasi Jakarta.

Direktur Institut study Transportasi (Instrans), Dharmanityas mengatakan, pelayanan bus TransJakarta saat ini semakin memburuk. Selain belum tercapainya headway, beberapa hari lalu masih ada bus yang terbakar.

Terparah pada Minggu 4 Desember 2016 ditemukan puluhan bus yang disewakan untuk melayani massa aksi beratribut partai. Menurutnya, hal itu jelas melanggar konsep bus TransJakarta yang bertujuan untuk melayani masyarakat dalam bermobilitas.

PT Transportasi Jakarta selaku badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berwenang menangani Bus Rapid Transit (BRT), kata Tyas tidak mungkin tidak mengetahui adanya puluhan bus yang digunakan untuk menangkut masa aksi 'Kita Indonesia'. (Baca: Bus Transjakarta Dipakai Aksi 412, Dishub Siapkan Sanksi)

Apalagi adanya pengalihan trayek ketika jalurnya di Bundaran HI tertutup panggung politik. Padahal, direksi bisa menyelesaikan masalah tersebut. Dia pun meminta Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mengevaluasi kinerja direksi perusahaan daerah pelat merah tersebut.

"Operasional operator itu diawasi penuh oleh PT Transportasi Jakarta. Saya dengar malah (direksi) menyalahkan operator. Mana berani mereka, kan rupiah perkilometernya dibayar PT Transportasi Jakarta," kata Dharmanigtyas saat dihubungi, Senin (5/12/2016).

Pria yang gencar mengkampanyekan bus TransJakarta sejak awal dioperasikan 2004 silam menjelaskan, bus TransJakarta itu setiap tahunya mendapatkan subsidi hingga triliunan dari pemerintah. Artinya, PT Transportasi Jakarta tidak perlu lagi mengedepankan bisnis mencari keuntungan untuk meningkatkan pelayanan.

Menurutnya, PT Transportasi Jakarta hanya cukup fokus membangun sistem manajemen bus untuk mencapai headway yang diinginkan 2-3 menit sekali.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu investigasi dari PT Transportasi Jakarta perihal adanya bus yang digunakan oleh massa aksi 'Kita Indonesia' di Bundaran HI. Menurutnya, berapapun jumlahnya, pihaknya akan memberikan sanksi kepada operator mulai dari teguran hingga pencabutan operasional trayek.

"Dari 600 bus yang siap, hanya 200 bus yang beroperasi setiap hari secara bergantian. Nah ada sekitar 100-200 yang dicadangkan untuk mengganti apabila ada masalah. Mungkin yang dicadangkan itu yang digunakan operator. Kita kan cuma mengawasi yang beroperasi," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Mulai Hari Ini Transjakarta...
Mulai Hari Ini Transjakarta Beroperasi 24 Jam di 13 Koridor
Hari Ini Transjakarta...
Hari Ini Transjakarta Operasikan 69 Rute Mikrotrans
Mulai Hari ini Jam Operasional...
Mulai Hari ini Jam Operasional Bus Transjakarta Listrik Diperpanjang
Pemprov DKI Dukung Percepatan...
Pemprov DKI Dukung Percepatan Elektrifikasi Bus Transjakarta
Transjakarta Perpanjang...
Transjakarta Perpanjang Waktu Operasional Bus Wisata Menjadi Selasa-Minggu
Ratusan Bus Dimutilasi...
Ratusan Bus Dimutilasi di Bogor, Dirut Transjakarta: Itu Belum Diserahkan ke Kami
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
17 menit yang lalu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
31 menit yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
45 menit yang lalu
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
2 jam yang lalu
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved