Tak Mau Menemui Rakyat, Jokowi Dinilai Pemimpin yang Angkuh
Minggu, 27 November 2016 - 16:57 WIB
Tak Mau Menemui Rakyat, Jokowi Dinilai Pemimpin yang Angkuh
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai pemimpin yang arogan. Setelah demo 4 November beberala waktu Lalu, Jokowi tampak melakukan safarinya ke TNI dan Polri.
"Pemimpin yang angkuh arogan. Tidak mau menemui rakyat malah ke tempat militer. Seolah kita diadu kepada aparat bersenjata," kata Presiden Pemuda Asia-Afrika, Beny Pramula dalam diskusi bertajuk, 'Menuju Aksi Damai 212 : Tegakkan Hukum Terhadap Penista Agama & Pelindungnya" di Saharjo, Jakarta Selatan, Minggu (27/11/2016).
Jika saat Aksi Bela Islam 411 Jokowi menemui para perwakilan demonstran dan meminta kepolisian menangkap Ahok, menurut dia, maka umat Islam tidak akan bergejolak. (Baca: Ketimbang Bertemu Pimpinan Parpol, Jokowi Disarankan Tegur Ahok)
"Dia itu (Ahok) sudah banyak kasus, Sumber Waras dan lainnya. Sekarang Alquran, dinistakan ulama dinistakan. Kami hanya meminta penegakkan hukum dengan berkeadilan," tegasnya.
"Pemimpin yang angkuh arogan. Tidak mau menemui rakyat malah ke tempat militer. Seolah kita diadu kepada aparat bersenjata," kata Presiden Pemuda Asia-Afrika, Beny Pramula dalam diskusi bertajuk, 'Menuju Aksi Damai 212 : Tegakkan Hukum Terhadap Penista Agama & Pelindungnya" di Saharjo, Jakarta Selatan, Minggu (27/11/2016).
Jika saat Aksi Bela Islam 411 Jokowi menemui para perwakilan demonstran dan meminta kepolisian menangkap Ahok, menurut dia, maka umat Islam tidak akan bergejolak. (Baca: Ketimbang Bertemu Pimpinan Parpol, Jokowi Disarankan Tegur Ahok)
"Dia itu (Ahok) sudah banyak kasus, Sumber Waras dan lainnya. Sekarang Alquran, dinistakan ulama dinistakan. Kami hanya meminta penegakkan hukum dengan berkeadilan," tegasnya.
(mhd)