Korban Bully di Sekolah Bisa Langsung Lapor ke Bupati

Minggu, 27 November 2016 - 03:20 WIB
Korban Bully di Sekolah...
Korban Bully di Sekolah Bisa Langsung Lapor ke Bupati
A A A
KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar serius untuk memberantas praktikbullyingdi sekolah. Berbagai upaya terus dilakukan agar praktik semacam itu tidak terjadi di Kabupaten Karanganyar.Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, praktikbullyingdalam bentuk apapun tidak boleh dilakukan. Bahkan sampai hal terkecil, seperti mengejek temannya sendiri, menurutnya tidak boleh dilakukan. Apalagibullyingdalam bentuk yang besar sampai taraf intimidasi.Dia mengungkapkan, praktik semacam itu sangat berpengaruh bagi perkembangan anak yang menjadi korban. Anak korbanbullyingakan terhambat perkembangannya, karena merasa dirinya kurang. Selain itu, anak tersebut juga takut bergaul dengan orang lain. Pasalnya, dia takut jika bergaul maka akan kembali menjadi korbanbullying."Menghina teman itu tidak boleh, pengaruh psikologisnya sangat luar biasa," ucap Juliyatmono, Sabtu (26/11).Juliyatmono mengatakan jika praktik tersebut masih terus terjadi, pihaknya meminta kepada korban atau orang yang mengetahuinya untuk melaporkan ke Pemkab Karanganyar. Tidak tanggung-tanggung, dia siap terjun ke lapangan sendiri untuk menyelesaikan masalah tersebut dan agar tidak kembali terulang."Siapapun pelakunya laporkan saja langsung ke bupati, nanti akan kita tindak lanjuti secara langsung," ucapnya.Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menambahkan, agar praktikbullyingtidak lagi terjadi di Karanganyar, pihaknya bakal menerjunkan tim ke lapangan. Mereka nantinya akan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta kelompok masyarakat yang ada.Menurutnya, tim juga akan memberikan penyuluhan terkait permasalahan kekerasan seksual terhadap anak. Apalagi seperti diketahui, akhir-akhir ini juga banyak terjadi kasus semacam itu. Agar tidak berkelanjutan lebih baik diantisipasi, salah satunya dengan cara sosialisasi atau penyuluhan ke lapangan.Harapannya ke depan generasi penerus di Karanganyar akan mendapatkan perlakuan yang layak hingga mereka dewasa. Sehingga nantinya mereka bisa menularkan hal semacam itu kepada anak-anaknya kelak.
(nug)
Berita Terkait
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Kampanye Bersama Akhiri...
Kampanye Bersama Akhiri Kekerasan Digital Terhadap Wanita dan Anak
Viral Video Anak Kecil...
Viral Video Anak Kecil Dianiaya sampai Menangis Ketakutan
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Pemda Harus Ikut Andil...
Pemda Harus Ikut Andil Lindungi Perempuan Korban Kekerasan
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
3 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
8 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
9 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved