Dijadikan Tersangka, Rekam Jejak Politik Ahok Sudah Cacat

Kamis, 17 November 2016 - 07:26 WIB
Dijadikan Tersangka,...
Dijadikan Tersangka, Rekam Jejak Politik Ahok Sudah Cacat
A A A
DEPOK - Setelah melalui proses politik yang rumit, akhirnya polisi menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Keputusan ini harus dihormati oleh seluruh pihak.

"Tak ada lagi perdebatan soal status Ahok sperti apa," kata pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno saat dihubungi, Rabu 16 November 2016.

Dikatakan Adi, ada beberapa poin penting yang bisa dijabarkan terkait penetapan Ahok sebagai tersangka. Pertama, putusan ini menegaskan bahwa Ahok bersalah dengan ucapannya soal Al Maidah ayat 51. Kedua, Penetapan Ahok sebagai tersangka setidakanya bisa mengurangi kemarahan umat Islam.

"Kegaduhan dan riak-riak politik bisa dipastikan berkurang. Umat Islam bisa tenang dengan keputusan ini," ucapnya.

Meski begitu, jika melihat tuntutannya, umat Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) ini sepertinya akan terus melakukan aksi demonstrasi sampai Ahok dipenjara. Sebab, status Ahok sebagai tersangka tidak berpengaruh secara signifikan. Ahok bisa bebas dengan melakukan praperadilan, banding, PK dan lainnya untuk membuktikan dirinya bersalah atau tidak. "Skenario semacam ini pernah terjadi," ujarnya.

Terkait soal Pilgub DKI, status tersangka Ahok tidak berpengaruh apapun terhadap pencalonan dirinya sebagai Cagub nomor urut 2. Ahok tetap bisa maju dan kampanye sampai pencoblosan nanti. Karena dalam UU Pilkada disebutkan bahwa, pencalonan seseorang bisa dibatalkan jika status hukumnya naik jadi terpidana penjara, seperti minimal lima tahun atau lebih.

"Kalau cuma tersangka belum tentu dinyatakan bersalah. Harus ada pembuktian di pengadilan dimana ada vonis hakim yang menegaskan bahwa yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana," katanya.

Meski begitu, secara moral politik Ahok sudah cacat karena dianggap menistakan agama. Jika status ini tidak dikelola dengan baik, bukan tak mungkin suara Ahok akan semakin tergerus setiap saat.

"Jika itu yang terjadi, sepertinya Ahok harus mengubur dalam-dalam mimpinya untuk menjadi gubernur Jakarta," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
2 jam yang lalu
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
3 jam yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
4 jam yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
11 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
12 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
12 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved