Pemerintah Diminta Konsisten Tegakkan Aturan Angkutan Massal

Rabu, 19 Oktober 2016 - 22:05 WIB
Pemerintah Diminta Konsisten...
Pemerintah Diminta Konsisten Tegakkan Aturan Angkutan Massal
A A A
JAKARTA - Indonesia Traffic Watch (ITW) meminta pemerintah untuk konsisten dalam melaksanakan Permenhub No 32/2016 tentang Penyelenggaran Angkutan Orang dengan Menggunakan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Ketua Presidium ITW Edison Siahaan mengatakan, banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait status dan praktik operasional maupun tarif yang digunakan angkutan umum berbasis aplikasi yang dikenal sebagai taksi online. "Kalau terus dibiarkan ini berpotensi menuai konflik, pemerintah pun harus konsisten melaksanakan aturan," kata Edison saat dihubungi, Rabu (19/10/2016).

Menurut Edison, semua angkutan umum tidak dalam trayek baik yang menggunakan aplikasi harus menggunakan tarif sebagai persyaratan sesuai dengan Permenhub No 32/2016. Artinya wajib menggunakan argo tarif seperti taksi lainnya.

Namun, sangat disayangkan lantaran dari belasan ribu angkutan umum berbasis online, baru sekitar 1.500 armada yang sudah mendaftar dan memperoleh izin. Sedang 1.500 armada itu belum menggunakan tarif sesuai dengan ketentuan.

"Faktanya, angkutan umum berbasis aplikasi kini menjadi dua jenis. Pertama angkutan umum sewa bukan taksi yang tarifnya berdasarkan kesepakatan. Kemudian angkutan umum sewa praktiknya seperti taksi, tetapi tidak menggunakan tarif sesuai dengan ketentuan alias suka-suka," jelasnya.

Padahal, kata Edison, dalam Pasal 151 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara tegas menyatakan, penentuan tarif angkutan umum tidak dalam trayek harus atas persetujuan pemerintah. Seharusnya pemerintah melakukan tindakan secara tegas dan menetapkan status angkutan umum berbasis aplikasi.

"Jadi, apakah masuk katagori angkutan umum bukan dalam trayek seperti taksi lainnya atau rental yang tentu juga ada aturan yang wajib ditaati," terangnya.

Edison menambahkan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada angkutan umum yang beroperasi seperti taksi resmi lainnya dan tidak menaati aturan yang berlaku.
(whb)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
13 menit yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
1 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
2 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved