Banjir di Pangandaran, Sejumlah Perkantoran dan Sekolah Diliburkan

Senin, 10 Oktober 2016 - 11:26 WIB
Banjir di Pangandaran,...
Banjir di Pangandaran, Sejumlah Perkantoran dan Sekolah Diliburkan
A A A
PANGANDARAN - Hingga Senin (10/10/2016) siang, banjir masih terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. Banjir antara lain masih terlihat di Dusun Karangnangka, Desa Bojong, Kecamatan Parigi dan Blok Kalenwadas, Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang.

Berdasarkan pengamatan KORAN SINDO di lapangan, beberapa perkantoran dan sekolah pun akhirnya diliburkan lantaran fasilitas dan sarana untuk melakukan aktivitas terendam banjir.

Seperti diketahui, curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya sejak Sabtu (8/10/2016) hingga Minggu (9/10/2016) mengakibatkan beberapa wilayah mengalami banjir. Selain itu, di beberapa lokasi terjadi longsor disertai pohon tumbang.

Di Kecamatan Langkaplancar, beberapa titik jalan tertimbun longsoran tanah, di antaranya di Desa Bangunjaya, jalur jalan Kabupaten penghubung Cibitung ke Desa Limusnungal, dan jalan desa jalur Cikadu ke Cibunar dan Cioray.

"Selain jalur jalan banyak yang tertimbun longsoran tanah yang terbawa hujan, juga satu rumah milik Nurdin di Dusun Cibunar RT 01/01 Desa Bangunkarya, ambruk, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata warga setempat, Dedi.

Di tempat terpisah, Novan warga Desa Cicaruy, Kecamatan Padaherang mengatakan, sebagian besar wilayah Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang dilanda banjir. "Banjir disebabkan dari luapan air sungai Citanduy dan curah hujan yang terus menerus selama dua hari," kata Novan.

Novan menambahkan, akses jalan nasional jalur tersebut sejak Minggu malam hingga Senin (10/10/2016) pagi lumpuh total dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

"Puluhan rumah warga terendam banjir mulai dari 60 sentimeter hingga satu meter dan warga yang rumahnya terkena dampak banjir mengamankan barang-barang miliknya sambil mengungsi ke rumah saudaranya yang aman dan sebagian ada yang tinggal di masjid," tambahnya.

Ketua Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Pangandaran Ocid Sutan Abdul Rosid mengatakan, berdasarkan laporan, pada Senin ini banjir di sejumlah desa mulai surut. "Sebagai antisipasi kami kerahkan seluruh personel dibekali perlengkapan perahu karet," kata Ocid.
(zik)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved