Nahdatul Wathan NTB Pastikan Tak Ada Dualisme Kepemimpinan

Jum'at, 30 September 2016 - 05:53 WIB
Nahdatul Wathan NTB...
Nahdatul Wathan NTB Pastikan Tak Ada Dualisme Kepemimpinan
A A A
MATARAM - Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) di Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi tersebut.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB-NW) Lalu Abdul Muhyi Abidin mengatakan, kepengurusan NW saat ini dinahkodai oleh Sitti Raihanun Zainuddin AM, sebagai Ketua Umum PB yang sah.

"Sitti dipilih melalui Muktamar ke-13 tahun 2014. Jadi tidak ada dualisme pemimpin di NW," tegas Muhyi, Kamis (29/9/2016).

Muhyi meminta agar semua kader menghindari tindak-tindakan provokatif terkait isu dualisme kepemimpinan di NW.

"Lembaga-lembaga yang bernaung di bawah NW dalam penggunaan nama, simbol, lambang, atribut juga harus seiizin Umi Sitti sebagai Ketum PB yang sah," katanya.

Lebih lanjut Muhyi mengatakan, saat ini organisasi Islam terbesar dibawah kepemimpinannya telah tumbuh pesat di berbagai provinsi lewat amal usahanya yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial dan dakwah.

"Selain tegas dan santun, beliau (Sitti-Red) mampu mempertahankan tradisi-tradisi hasanah organisasi dan memodifikasi budaya organisasi secara fleksibel, membuat kebijakan yang strategis dan mengambil keputusan-keputusan yang berani demi tercapainya cita-cita organisasi yang sangat luhur," tuturnya.

Karena itu, Umi Sitti terus dipercayai menjadi orang nomor satu di NW dalam Muktamar XIII yang diselenggarakan pada 3-5 Mei 2014 di Mataram. "Ini menandakan kepercayaan masyarakat NW semakin utuh terhadap kepemimpinannya," ujarnya.

Ada pun kontribusi organisasi kemasyarakatan Islam ini terhadap bangsa dan negara dalam bidang pendidikan semakin bertambah pesat. Di mana tidak kurang 300 unit lebih sekolah dan madrasah telah dibangunnya.

"Saya harap semua kader NW tetap solid, dan terus berinovasi serta menghindari tindak-tindakan yang propokatif di masing-masing di wilayahnya. Keutuhan umat harus dijaga," imbau dia.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) telah menetapkan Sitti Raihanun Zainuddin AM, sebagai Ketua Umum PB-NW yang sah.

Panglima hukum tertinggi ini mengambulkan gugatan Putri Pendiri Nahdlatul Wathan (NW) ini soal pendirian dua badan hukum NW, pada 7 April 2016.

Dengan putusan tersebut, akta pendirian baru yang diajukan Zainul Majdi, sebagai Ketua Umum PB NW yang juga menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) batal demi hukum.

"Sekarang tidak ada lagi dualisme pemimpin di organisasi NW. Putusan MA Nomor 37 K/TUN 2016 harus ditaati. Zainul Majdi bukan pengurus dan bukan Ketum PB NW hasil Muktamar yang sah. Ketum yang sah adalah Sitti," kata Muhyi.

Selain putusan MA, juga diperkuat dengan SK Menhuk HAM No AHU-26.AH.01.08 tahun 2016 tertanggal 24 Agustus 2016, tentang Pembatalan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor: AHU-00297.6010.2014, yang menyatakan membatalkan kepengurusan di bawah kepemimpinan Zainul Majdi.

Kemudian diperkuat lagi dengan terbitnya surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000482.AH.01.08 Tahun 2016, tertanggal 24 Agustus 2016, tentang Persetujuan Perubahan Badan Hukum Perkumpulan NW.

Di mana Sitti Raihanun Zainuddin, sebagai Ketum PB-NW dan Lalu Abdul Muhyi Abidin, sebagai Sekjen yang sah di kepengurusan NW.

"Seluruh warga NW agar mematuhi semua keputusan hukum tersebut, dan menjaga kekompakan, stabilitas dan kondusifitas di wilayah masing-masing," pintanya.
(nag)
Berita Terkait
Muhammadiyah Masuk 10...
Muhammadiyah Masuk 10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia
Cicit HOS Tjokroaminoto...
Cicit HOS Tjokroaminoto Lantik Pengurus PP SEPMI dan SEPMI-WATI
PP Pemuda Muhammadiyah...
PP Pemuda Muhammadiyah Sampaikan Empat Pilar Pemuda Negarawan kepada AIMEP
Ormas Islam Gelar Tadarus...
Ormas Islam Gelar Tadarus Kebangsaan, Minta Pemilu Tepat Waktu, Jujur, dan Adil
Ormas-Ormas Islam Tiba...
Ormas-Ormas Islam Tiba di Istana, BoP Gaza Akan Dibahas
Muhammadiyah Ucapkan...
Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
16 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
20 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved