Keterangan Berbelit, Jawaban Jessica Bikin Jaksa Senewen
Rabu, 28 September 2016 - 20:15 WIB
Keterangan Berbelit, Jawaban Jessica Bikin Jaksa Senewen
A
A
A
JAKARTA - Kesaksian terdakwa Jessica Kumala Wongso, dalam lanjutan sidang pembunuhan Wayan Mirna Salihin dinilai berbelit-belit. Jessica berulang kali menjawab tidak tahu dan lupa begitu ditanya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kondisi ini membuat JPU menjadi senewen. Berulangkali pertanyaan di lontarkan oleh JPU membuat hakim menengahi permasalahan ini. Namun sekalipun ditengahi, Jessica tetap tenang dan menjawab dengan berkelit.
"Saya tidak tahu, saya lupa, seingat saya begitu, bisa tolong di ulang pertanyaannya," ucap Jessica berulang kali saat diminta menjawab pertanyaan JPU di lanjutan sidang kopi maut, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016).
Menanggapi hal itu, JPU menegaskan jawaban Jessica tak sesuai dengan keterangan yang diberikan kepada penyidik. Lalu, Jessica berdalih perbedaan jawaban itu lebih kepadanya ketidak sadaran dirinya saat diperiksa polisi.
Terlebih selama di periksa polisi, Jessica mengaku tertekan karena penyidik tak ubahnya Jaksa memberikan pertanyaan menyudutkan dirinya. "Saya berasa itu bukan jawaban dari saya," ketusnya.
Emosi Jessica kemudian terlihat dengan bicaranya yang meninggi, kejadian itu terjadi ketika JPU memperlihatkan sebuah foto hasil rekonstruksi. Bagi Jessica, foto itu merupakan rekonstruksi sebagaimana pendiriannya.
JPU kemudian menegaskan, adanya dua versi dalam rekonstruksi. Namun pendirian Jessica tetap, ia memastikan rekonstruksi benar tetap pada versinya.
Kondisi ini membuat JPU menjadi senewen. Berulangkali pertanyaan di lontarkan oleh JPU membuat hakim menengahi permasalahan ini. Namun sekalipun ditengahi, Jessica tetap tenang dan menjawab dengan berkelit.
"Saya tidak tahu, saya lupa, seingat saya begitu, bisa tolong di ulang pertanyaannya," ucap Jessica berulang kali saat diminta menjawab pertanyaan JPU di lanjutan sidang kopi maut, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016).
Menanggapi hal itu, JPU menegaskan jawaban Jessica tak sesuai dengan keterangan yang diberikan kepada penyidik. Lalu, Jessica berdalih perbedaan jawaban itu lebih kepadanya ketidak sadaran dirinya saat diperiksa polisi.
Terlebih selama di periksa polisi, Jessica mengaku tertekan karena penyidik tak ubahnya Jaksa memberikan pertanyaan menyudutkan dirinya. "Saya berasa itu bukan jawaban dari saya," ketusnya.
Emosi Jessica kemudian terlihat dengan bicaranya yang meninggi, kejadian itu terjadi ketika JPU memperlihatkan sebuah foto hasil rekonstruksi. Bagi Jessica, foto itu merupakan rekonstruksi sebagaimana pendiriannya.
JPU kemudian menegaskan, adanya dua versi dalam rekonstruksi. Namun pendirian Jessica tetap, ia memastikan rekonstruksi benar tetap pada versinya.
(ysw)