Pengamat Nilai Soliditas Partai Pendukung Ahok Retak

Kamis, 22 September 2016 - 09:40 WIB
Pengamat Nilai Soliditas...
Pengamat Nilai Soliditas Partai Pendukung Ahok Retak
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Adi Prayitno berpendapat kemungkinan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat akan kalah dengan penantangnya dari Koalisi Kekeluargaan.

Pasalnya, setelah Ahok-Djarot resmi mendaftar, Koalisi Kekeluargaan kembali berdenyut setelah sebelumnya sempat lesu dan retak. "Kini, koalisi ini akan dikomandoi langsung oleh SBY untuk mencari lawan sebanding Ahok," katanya, Kamis (22/9/2016)

Terkait internal PDIP sendiri, dirinya menilai soliditas partai bisa pecah jika tidak diolah dengan baik. Karena sebelum PDIP bergabung, kerap terjadi perang antara elit PDIP dengan partai pengusung awal Ahok. "Terutama dari Partai Nasdem dan Golkar," katanya.

Lebih lanjut dibeberkan, saat ini publik menyaksikan pemandangan unik soal soliditas partai pengusung. Setelah mendaftarkan diri, Ahok-Djarot bergegas menumui Surya Paloh. Publik menengarai ada yang 'belum selesai' dengan partai tersebut. Salah satu dugannya adalah soal perebutan klaim dukungan antara PDIP dan Nasdem.

"Ada dugaan Nasdem ngambek karena PDIP mengklaim paling layak disebut partai pengusung utama, sementara yang lain hanyalah figuran semata," bebernya.

Terlebih, kata dia, saat prosesi pendaftaran di KPUD, Ahok 'dipaksa' memakai jas merah oleh megawati. Dengan raut waja kikuk, Ahok pun mengenakan jas merah itu. Pemakaian jas merah itu menegaskan bahwa PDIP harus dianggap paling dominan dalam koalisi pendukung Ahok.

"Sebab itulah, Nasdem sebagai pengusung awal dengan back up media yang luar biasa, merasa dominasinya diambil alih oleh PDIP. Sangat wajar jika kemudian Ahok-Djarot langsung sungkem ke Surya Paloh setelah pendaftaran," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved