Jadi Tontonan Masyarakat, Sidang Jessica Tak Kondusif

Selasa, 20 September 2016 - 03:15 WIB
Jadi Tontonan Masyarakat,...
Jadi Tontonan Masyarakat, Sidang Jessica Tak Kondusif
A A A
JAKARTA - Sidang kasus kopi bersianida dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso jadi sorotan masyarakat. Bahkan, sidang yang dibuka untuk umum itu terkesan gaduh lantaran disesaki oleh masyarakat yang ingin melihat langsung prosesi sidangnya Jessica.

Tidak hanya itu, di dalam sidang juga banyak masyarakat yang makan, minum, bahkan mengobrol satu sama lain. Selain itu, banyak pula masyarakat yang berteriak lantang membuat perhatian tersudut kepadanya.

Sekalipun jalannya sidang dijaga ketat aparat kepolisian, dan beberapa sekuriti setempat. Namun upaya membuat suasana kondusif tak terjadi. Mereka pun terkesan sebagai patung selamat datang jalannya sidang.

Pantauan SINDO dalam jalannya sidang Jessica, suasana tak kondusif hampir terjadi sejak beberapa sidang terakhir. Berulang kali ayah korban Mirna Wayan Salihin, Darmawan Salihin terlihat melakukan upaya interpensi jalannya sidang sejak awal sidang, hingga akhirnya di sidang ke-20, Darmawan akhirnya diusir oleh Hakim bersama dengan mantan Menpora, Roy Suryo yang kala itu menunjuk-nunjuk saksi ahli.

Termasuk soal masyarakat yang menonton, teriakan gaduh meledek kerap terdengar ketika hakim menyudutkan pernyataan sejumlah saksi, kondisi ini menjadi pemandangan cukup biasa dalam jalannya sidang Jessica.

Namun apa yang terjadi dalam jalannya sidang Jesica seperti 'content of court' (penghinaan jalanya sidangnya). Karena itu, terkait hal ini, sejumlah advokat melaporkan tiga hakim ke Komisi Yudisial (KY).

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Jakarta, Sabar Daniel Hutahaen menegaskan, pelaporan ini sebagai bentuk kekecewaan pihaknya terhadap jalannya sidang Jessica. Ketiga hakim dianggap bersifat subjektif, sehingga menghilangkan sakralnya sidang.

"Sidang sendiri lebih mirip dagelan. Hakim tak tegas," kata Sabar kepada SINDO, Senin 19 September 2016.

Dengan hilangnya ketegasan hakim, Sabar menjelaskan, tak ubahnya seperti hilangnya marwah (roh). Kondisi gaduh menjadi santapan yang semestinya tak terjadi dalam sidang.

Bersama dengan Ketua Aliansi Advokat Muda Indonesia (AAMI), Rizky Sianipar, keduanya berbondong membawa sejumlah barang bukti ke KY.

"Proses persidangan yang disiarkan secara massive seharusnya menjadi momentum pelajaran kepada hukum kepada khalayak ramai," tambah Rizky.

Rizky bahkan menuntut kepada hakim untuk menghormati jalannya sidang sebagaimana tercantum dalam KUHAP. Sehingga pembelajaran tentang hukum dapat dijadwalkan kepada masyarakat.

Sementara itu, menanggapi demikian, Kuasa Hukum Jessica, Otto Hasibuan menyesalkan adanya pelaporan itu. Menurutnya, saat ini hakim sudah bersikap objektif, salah satu menggelar hingga malam hari.

"Kami tidak kenal orang-orang ini dan tidak tahu menahu soal laporan itu. Jujur saja, kami sangat terganggu," kata Otto dihadapan majelis hakim.

Dalam kasus ini, Otto menilai, pelaporan itu tak ubahnya upaya mengintervensi persidangan ini. Kondisi juga, seolah mengadu-adukan pihaknya dengan hakim.
(mhd)
Berita Terkait
Jessica Iskandar dan...
Jessica Iskandar dan Steven Gagal Mediasi, Sidang Berlanjut
Sidang PK Jessica Wongso,...
Sidang PK Jessica Wongso, Pembacaan Memori Kasasi
Sidang Peninjauan Kembali...
Sidang Peninjauan Kembali Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
Jaksa Hadirkan Ahli,...
Jaksa Hadirkan Ahli, Jessica Wongso Walk Out di Sidang PK
Jessica Iskandar Emosi,...
Jessica Iskandar Emosi, Stefan Tak Hadiri Sidang Perdana Kasus Penipuan
Jessica Oh Jessica....
Jessica Oh Jessica....
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
14 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
36 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
51 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
54 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved