Mengenal dr Karundeng, Dokter Pertama di Kota Depok

Senin, 19 September 2016 - 04:29 WIB
Mengenal dr Karundeng,...
Mengenal dr Karundeng, Dokter Pertama di Kota Depok
A A A
Dokter John Wilhem Karundeng bagi warga Depok nama ini tak asing lagi ditelinga. Pria yang populer dipanggil dr Karundeng ini merupakan dokter pertama di Kota Depok.

Pada Minggu, 18 September 2016 kemarin Sindonews berkesempatan bertemu dengan istri dr Karundeng yakni, Marlie Sudira (69), yang didampingi anak keduanya Johannes Eduard Karundeng di kediamannya.

Johannes Eduard Karundeng mengatakan, sang ayah merupakan dokter pertama yang ada di Depok. Beliau dikenal sebagai pribadi yang tulus melayani masyarakat tanpa meminta bayaran sepeser pun.

Bahkan sang ayah rela menghampiri pasiennya yang sakit."Saat itu ayah hanya mengandalkan sepeda dan lampu senter saja," kata Johannes. Menurut Johannes, pada tahun 1960-an di Depok sama sekali belum ada dokter.

Di kota yang berbatasan dengan Jakarta ini hanya ada mantri dan bidan.Johannes mengingat peristiwa kecelakaan kereta api di Rawa Geni Citayam pada1968 lalu yang menewaskan ratusan orang. Ketika itu ayahnya bertugas di RS Harapan yakni rumah sakit pertama di Depok.

"Saat itu seingat saya, ayah meminta bantuan ke rumah sakit Bogor, " cerita Johannes. Dia menuturkan, setiap memberikan pengobatan, dr Karundeng hanya diberikan upah berupa hasil kebun oleh pasien.

Bahkan dr Karundeng yang memberikan ongkos pada pasien jika rumahnya jauh."Papa pesan kalau orang sakit jangan dibebani lagi. Karena memang tujuan ayah jadi dokter semata-mata untuk melayani," ujarnya.

Dokter Karundeng meninggal dunia pada tahun 1995 di usia 62 tahun. Atas jasa dan pengorbanannya dr Karundeng pun dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Walaupun sudah 21 tahun wafat namun kesohoran dokter Karundeng masih dikenal sampai perbatasan Depok.

Bahkan jika Johannes pergi ke wilayah Mampang, Parung nama ayahnya masih banyak dikenang. "Saya bersyukur ternyata ayah itu di mata masyarakat orang yang baik, meninggalkan kebaikkan dan itu menjadi kebanggaan kami sebagai keluarga," ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
Mengenal 6 Pahlawan...
Mengenal 6 Pahlawan Wanita Indonesia yang Berperan dalam Perjuangan Kemerdekaan Bangsa
Riwayat Pendidikan H...
Riwayat Pendidikan H Agus Salim, Pahlawan Nasional Indonesia yang Mahir 9 Bahasa
Alasan PKS Dukung Habib...
Alasan PKS Dukung Habib Ali Kwitang Jadi Pahlawan Kemerdekaan
Hari Pahlawan 2024,...
Hari Pahlawan 2024, Ini 3 Pahlawan Nasional Indonesia yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Kesultanan Ternate Syukuran,...
Kesultanan Ternate Syukuran, Sultan Baabullah Datuk Sjah Dianugerahi Pahlawan Nasional
Profil Singkat Perjuangan...
Profil Singkat Perjuangan Enam Pahlawan Nasional Baru
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
24 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved