Jaga Kegiatan Ahmadiyah di Bintan, Ratusan Polisi Disiagakan

Kamis, 15 September 2016 - 19:57 WIB
Jaga Kegiatan Ahmadiyah...
Jaga Kegiatan Ahmadiyah di Bintan, Ratusan Polisi Disiagakan
A A A
BINTAN - Polres Bintan menurunkan ratusan personel di Pulau Numbing, Bintan Pesisir untuk menjaga kegiatan Jalsa Salanah (pertemuan tahunan) Jamaah Ahmadiyah dari Singapura, Malaysia, Jakarta, dan Batam. Jamaah Ahmadiyah dijadwalkan berkumpul di Pulau Numbing, Bintan Pesisir, Jum'at-Minggu 16-18 September.

Pihak kepolisian mengkhawatirkan terjadinya bentrokan antarorganisasi masyarakat, yaitu antara Jamaah Ahmadiyah dengan Front Pembela Islam (FPI) Kepri.

Karenanya Polres Bintan menurunkan 100 personel di pulau tersebut. Disebar ke seluruh penjuru, mulai dari pusat kegiatan lokasi Jamaah Ahmadiyah berkumpul, menginap hingga lokasi pelabuhan di Pantai Indah Barek Motor dan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.

Kapolres Bintan AKBP Febrian Guntur Sunoto, mengatakan, selain 100 anggota diturnkan ke pulau tersebut pihaknya juga berkoordinasi dengan FPI, agar tidak menghadiri tabligh akbar tersebut.

"Kita berkoordinasi dengan Imigrasi, agar warga dari negara tetangga yang akan menuju ke Numbing untuk menghadiri pertemuan tahunan, agar dibatalkan. Ini untuk menjaga agar keamanan tetap kondusif," kata Guntur.

Menurut Guntur, Jamaah Ahmadiyah tidak mengadakan tabligh akbar, namun, hanya mengadakan pertemuan rutin tahunan, yang akan dihadiri warga-warga dari luar negeri dan dalam negeri.

"Tidak ada tabligh akbar, hanya pertemuan rutin tahunan," tegas Guntur.

Guntur juga mengimbau, warga Batam dan Jakarta yang akan mengikuti pertemuan Jamaah Ahmadiyah agar membatalkan, dan datang pada hari lain saja. Agar keamanan di Pulau Numbing terjaga.

"Selama tiga hari tersebut, kita himbau agar tidak ada warga dari luar Pulau Numbing yang mengikuti pertemuan tahunan itu. Termasuk FPI juga kita imbau untuk tidak kesana, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," imbau Guntur.

Kepala Kesbangpol Bintan, Karya Harmawan mengatakan, dia akan meninjau lokasi pelaksanaan aktivitas Jamaah Ahmadiyah, guna memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pemerintah juga bekerjasama dengan aparat untuk pengamanannya," kata Karya.
(sms)
Berita Terkait
Pria Ahmadiyah Ditembak...
Pria Ahmadiyah Ditembak Mati dari Jarak Sangat Dekat di Pakistan
Ambil Alih Masjid Ahmadiyah...
Ambil Alih Masjid Ahmadiyah di Sintang, Kemenag Fungsikan untuk Seluruh Umat Islam
Pandangan Islam Terhadap...
Pandangan Islam Terhadap Syiah dan Ahmadiyah
DPR RI Minta Masyarakat...
DPR RI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Penyerangan Masjid Ahmadiyah. Selengkapnya di iNews Sore
Ahmadiyah: Kisah Mirza...
Ahmadiyah: Kisah Mirza Ghulam Ahmad Melarang Muslim Jihad Melawan Penjajah Inggris
Kemenag Minta Rumah...
Kemenag Minta Rumah Ibadah JAI Tetap Difungsikan sebagai Masjid
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
12 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved