Dua Jamaah Haji asal Garut Meninggal di Tanah Suci

Selasa, 13 September 2016 - 14:14 WIB
Dua Jamaah Haji asal...
Dua Jamaah Haji asal Garut Meninggal di Tanah Suci
A A A
GARUT - Dua orang jamaah haji asal Kabupaten Garut dilaporkan meninggal di tanah suci. Dari kedua jamaah ini, salah satu di antaranya dikabarkan meninggal akibat sakit jantung.

Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Garut Irwan Nurjaman mengatakan, jamaah yang meninggal akibat sakit jantung ini beridentitas Nana Sumpena (60), asal Kampung Mekarsari, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul. Almarhum sebelumnya terdata sebagai jemaah dari kloter 10.

"Almarhum dikabarkan meninggal pada Senin 5 September 2016 pekan lalu, pukul 17.00 waktu Saudi Arabia," kata Irwan, di Kantor Kemenag Garut, Selasa (13/9/2016).

Sebelum berangkat ke tanah suci, almarhum yang berstatus sebagai pensiunan ini telah mendapat pengawasan dari tim medis pendamping. Ia menjelaskan pengawasan medis tersebut berlaku bagi seluruh jemaah yang tercatat memiliki riwayat penyakit.

"Untuk seorang jamaah lain yang juga dikabarkan meninggal, kami belum bisa menyampaikan detail informasinya. Kami masih menunggu COD (Cause of Death) dari petugas di Arab Saudi. Cuma memang kabarnya ada seorang jamaah lagi yang meninggal," ujarnya.

Menurut Irwan, para jamaah yang meninggal di tanah suci biasanya langsung dimakamkan. Pihak keluarga jemaah pun selalu mendapat informasi ihwal kematian anggota keluarga mereka dari petugas. "Keluarga jemaah selalu mendapat kabar ihwal kematian ini," imbuhnya.

Ada pun seluruh jamaah haji asal Kabupaten Garut yang berada di Arab Saudi tercatat sebanyak 1.449 orang. Mereka terdiri dari para jamaah yang diberangkatkan dari Garut, dan mutasi ke sejumlah daerah lainnya.

"Total jemaah yang berangkat dari Garut itu ada sebanyak 1.343 orang. Sementara yang mutasi ke daerah lain total sebanyak 106 orang. Daerah tujuan mutasi jemaah dari Garut ini adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, dan Kota Tasikmalaya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
36 menit yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
9 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
12 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
12 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
14 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved