Ahli Patologi Australia Tegaskan Jasad Mirna Harus Diautopsi

Senin, 05 September 2016 - 19:48 WIB
Ahli Patologi Australia...
Ahli Patologi Australia Tegaskan Jasad Mirna Harus Diautopsi
A A A
JAKARTA - Ahli patologi dari Australia Prof Dr Beng Beng Ong menyebut untuk mengetahui penyebab kematian seseorang makan jasad tersebut harus diautopsi.

Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso Otto Hasibuan menanyakan Beng Beng Ong soal keharusan autopsi terhadap jasadseseorang. "Jika ada korban mati, apakah untuk mengetahui kematian itu harus autopsi," tanya Otto kepada Beng Beng.

Beng dengan tegas mengatakan, autopsi sudah menjadi keharusan untuk mengetahui penyebab kematian seseorang. "Ya tentu saja. Apalagi korban masih berusia muda. Karena penyebab kematian ada bermacam-macam. Kematian tersebut dapat bersifat alami meskipun demikian kita harus cari tahu penyebab kematian," tegas Beng di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).

Beng Beng melanjutkan, proses autopsi bukan hanya untuk kepentingan keluarga. Namun dalam kondisi tertentu, karena korban masih berusia muda bisa disebabkan karena keturunan. "Kita dapat memberitahu keluarganya apakah ada unsur genetik penyebab kematian," ujarnya.

Selain itu harus dilakukan pemeriksaan toksikologi dan menyeluruh. Untuk mengesampingkan kemungkinan-kemungkinan toksikologi.
Beng Beng memaparkan, ciri orang yang terkena sianida di antaranya perubahan warna kulit. "Warna kulit menjadi merah terang," ujar Beng Beng.

Menurut Beng Beng, sianida memiliki sifat korosif maka seseorang yang terpapar racun sianida akan mengalami pengikisan di lambungnya. "Kalau kita lihat lapisan lambung dalam mikroskop, akan tampak ciri-ciri tertentu yang disebut vakuolasi sel basal," paparnya.

Beng Beng memberikan berbagai macam gambar-gambar dari penelitiannya soal sianida. "Kita akan gunakan semacam pewarna, biasanya sel tersebut akan berwarna. Tetapi dalam kasus keracunan sianida, beberapa dari sel akan kehilangan pewarnaan. Ini dikenal dengan istilah vakuolasi sel basal," urainya

"Anda bisa lihat sel di sini, ada sel berwarna abu-abu, ini yang disebut pewarnaan. Tapi sel di sini yang ditunjukkan dengan laser, sel itu tidak ada pewarnaannya," sambung dia sambil memperlihatkan gambar.

Gambar tersebut, kata Beng, merupakan ciri khas pengikisan lambung yang diakibatkan keracunan sianida. ‎Namun Beng menyayangkan, ciri-ciri tersebut tidak diuraikan dalam hasil pemeriksaan lambung Mirna.

"Ciri-ciri ini tidak diuraikan oleh ahli patologi ketika ia memberi penjelasan. Ya, saya tak menemukan uraian ini di laporan tersebut," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaksa Hadirkan Ahli,...
Jaksa Hadirkan Ahli, Jessica Wongso Walk Out di Sidang PK
Mengenang Kasus Kopi...
Mengenang Kasus Kopi Maut Jessica Wongso
Kasus Kopi Sianida Maut...
Kasus Kopi Sianida Maut Jessica Wongso Kembali Viral, Aktor Krisna Mukti Ikut Terseret
Ini Alasan Jessica Wongso...
Ini Alasan Jessica Wongso Sering Tersenyum di Persidangan Kopi Sianida
Jaksa Ungkit Nasihat...
Jaksa Ungkit Nasihat Wayan Mirna terhadap Percintaan Jessica Wongso
Jaksa Anggap Tudingan...
Jaksa Anggap Tudingan Jessica Wongso Lagu Lama Judul Baru
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
23 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved