PAN Ingin Usung Risma - Sandiaga di Pilgub DKI
Jum'at, 26 Agustus 2016 - 15:07 WIB
PAN Ingin Usung Risma - Sandiaga di Pilgub DKI
A
A
A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta mengaku masih menginginkan nama Wali Kota Tri Rismaharini berpasangan dengan bakal Cagub DKI dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
Ketua DPW PAN DKI Eko Purnomo atau yang kerap dikenal dengan Eko Patrio mengatakan jika saat ini pihaknya masih berharap jika Risma datang ke Jakarta. Hal ini tentu beralasan menurut Eko.
"Karena dari survei internal maupun eksternal ya yang tertinggi mereka berdua," ujar Eko kepada Sindonews, Jumat (26/8/2016).
Eko mengatakan untuk Sandiaga sendiri secara kebatinan dirinya mendukung cagub dari kader Partai Gerindra itu. Eko menyebut jika kepada dirinya Sandi mengaku siap jika menjadi bakal Cagub atau Cawagub.
"Koalisi Kekeluargaan kan ada tujuh partai, maka kami berharap ya masih ada PDIP ke kami," tukasnya.
Namun jika memang PDIP lebih memilih petahana untuk didukung oleh mereka, Eko masih percaya satu hal. Bahwa mereka masih ingin Risma untuk didatangkan ke Jakarta.
"Bila tiba-tiba PDIP ending tidak mengajukan kader sendiri tapi Ahok, PAN akan mengusung Risma ke koalisi kekeluargaan. Saya rasa politik itu serba kemungkinan, kemungkinan pasti ada, ya kita lihat saja nanti," tukasnya.
Perlu diketahui, PAN sendiri di DPRD DKI memiliki dua kursi saja. PAN otomatis harus berkoalisi untuk mengumpulkan 22 kursi untuk mendapatkan satu pasangan calon gubernur Dan cawagub.
Ketua DPW PAN DKI Eko Purnomo atau yang kerap dikenal dengan Eko Patrio mengatakan jika saat ini pihaknya masih berharap jika Risma datang ke Jakarta. Hal ini tentu beralasan menurut Eko.
"Karena dari survei internal maupun eksternal ya yang tertinggi mereka berdua," ujar Eko kepada Sindonews, Jumat (26/8/2016).
Eko mengatakan untuk Sandiaga sendiri secara kebatinan dirinya mendukung cagub dari kader Partai Gerindra itu. Eko menyebut jika kepada dirinya Sandi mengaku siap jika menjadi bakal Cagub atau Cawagub.
"Koalisi Kekeluargaan kan ada tujuh partai, maka kami berharap ya masih ada PDIP ke kami," tukasnya.
Namun jika memang PDIP lebih memilih petahana untuk didukung oleh mereka, Eko masih percaya satu hal. Bahwa mereka masih ingin Risma untuk didatangkan ke Jakarta.
"Bila tiba-tiba PDIP ending tidak mengajukan kader sendiri tapi Ahok, PAN akan mengusung Risma ke koalisi kekeluargaan. Saya rasa politik itu serba kemungkinan, kemungkinan pasti ada, ya kita lihat saja nanti," tukasnya.
Perlu diketahui, PAN sendiri di DPRD DKI memiliki dua kursi saja. PAN otomatis harus berkoalisi untuk mengumpulkan 22 kursi untuk mendapatkan satu pasangan calon gubernur Dan cawagub.
(ysw)